Ini cara atasi rasa nyeri tulang belakang
Senin, 5 September 2022 13:06 WIB
Ilustrasi bedah tulang belakang. (ANTARA/HO)
Jakarta (ANTARA) - Nyeri tulang belakang serta nyeri pada area lutut merupakan masalah umum yang banyak dialami oleh orang dewasa, namun sebaiknya tidak abai dalam menanggapinya, demikian penjelasan dr. Ketut Ngurah Gunapriya, Sp.An, KIC, FIPM, FIPP, CIPS, selaku dokter spesialis bedah anastesi.
"Nyeri pada tulang belakang dan lutut merupakan masalah umum yang dapat terjadi pada siapa saja. Masalah tersebut juga dapat muncul akibat aktivitas sehari-hari," kata dia dikutip dari siaran pers yang diterima ANTARA, Senin.
Agar dapat membedakan nyeri yang bahaya dan tidak serta cara penangannya, simak penjelasannya berikut ini.
Sebagian besar kasus nyeri terjadi akibat adanya aktivitas fisik yang berat. Dan, nyeri tersebut biasanya tidak berbahaya.
Ada beberapa tanda yang bisa mengindikasikan rasa nyeri yang berbahaya pada tubuh, di antaranya seperti nyeri muncul cenderung lama dan berkepanjangan serta nyeri terasa menjalar ke area lain, misalnya dari pinggang ke kaki.
Untuk mengobati rasa nyeri tulang belakang dan lutut, pasien juga dapat mengatasinya dengan terapi yang bisa dilakukan di rumah. Menurut penuturan Gunapriya, salah satu cara pengobatan nyeri yang dapat pasien lakukan di rumah adalah dengan cara RICE.
RICE adalah Rest atau dengan cara mengistirahatkan otot yang terasa nyeri, Ice atau kompres dengan es batu pada area nyeri, Compress atau bebat dengan perban atau kain elastis, Elevate atau posisikan area nyeri lebih tinggi saat duduk atau berbaring.
Salah satu klinik yang bisa dikunjungi oleh pasien untuk mengatasi masalah nyeri ini adalah KL Klinik. Salah satu klinik di Jakarta Barat ini memiliki teknologi untuk mengatasi nyeri pada tulang belakang dan lutut.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Tips mengatasi rasa nyeri tulang belakang serta pada area lutut
"Nyeri pada tulang belakang dan lutut merupakan masalah umum yang dapat terjadi pada siapa saja. Masalah tersebut juga dapat muncul akibat aktivitas sehari-hari," kata dia dikutip dari siaran pers yang diterima ANTARA, Senin.
Agar dapat membedakan nyeri yang bahaya dan tidak serta cara penangannya, simak penjelasannya berikut ini.
Sebagian besar kasus nyeri terjadi akibat adanya aktivitas fisik yang berat. Dan, nyeri tersebut biasanya tidak berbahaya.
Ada beberapa tanda yang bisa mengindikasikan rasa nyeri yang berbahaya pada tubuh, di antaranya seperti nyeri muncul cenderung lama dan berkepanjangan serta nyeri terasa menjalar ke area lain, misalnya dari pinggang ke kaki.
Untuk mengobati rasa nyeri tulang belakang dan lutut, pasien juga dapat mengatasinya dengan terapi yang bisa dilakukan di rumah. Menurut penuturan Gunapriya, salah satu cara pengobatan nyeri yang dapat pasien lakukan di rumah adalah dengan cara RICE.
RICE adalah Rest atau dengan cara mengistirahatkan otot yang terasa nyeri, Ice atau kompres dengan es batu pada area nyeri, Compress atau bebat dengan perban atau kain elastis, Elevate atau posisikan area nyeri lebih tinggi saat duduk atau berbaring.
Salah satu klinik yang bisa dikunjungi oleh pasien untuk mengatasi masalah nyeri ini adalah KL Klinik. Salah satu klinik di Jakarta Barat ini memiliki teknologi untuk mengatasi nyeri pada tulang belakang dan lutut.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Tips mengatasi rasa nyeri tulang belakang serta pada area lutut
Pewarta : Lifia Mawaddah Putri
Editor : Nikolas Panama
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
BPJS Kesehatan Batam sebut 55 ribu PBI non aktif dapat diaktifkan kembali
12 February 2026 17:06 WIB
BPJS Kesehatan Tanjungpinang sebut sebanyak 11 ribu peserta PBI dinonaktifkan
11 February 2026 17:10 WIB
Dinkes Kepri cek kesehatan warga didominasi temuan hipertensi dan diabetes
09 February 2026 12:08 WIB
Warga Gaza kembali dapat perlakuan kasar dan ancaman Israel saat kembali lewat Rafah
04 February 2026 10:40 WIB
Terpopuler - Kesra
Lihat Juga
Disdik Kepri anjurkan satuan pendidikan perbanyak tadarus selama bulan Ramadhan
14 February 2026 18:16 WIB
Pemkab Natuna gelar pasar murah stabilkan harga sembako menjelang hari keagamaan
14 February 2026 14:11 WIB