Seluruh penduduk Kabupaten Meranti didaftarkan ke JKN
Selasa, 11 Oktober 2022 9:02 WIB
Bupati Kepulauan Meranti Muhammad Adil menerima Sertifikat realisasi UHC 102,33 persen dari Deputi BPJS Kesehatan Sumbagteng Jambi Eddy Sulistijanto Hadie. (Foto:Antara/Frislidia).
Pekanbaru (ANTARA) - Seluruh penduduk Kabupaten Kepulauan Meranti Provinsi Riau didaftarkan ke dalam program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) per 1 Oktober 2022.
Deputi Direksi Wilayah Sumbagteng dan Jambi, Eddy Sulistijanto Hadie mengatakan Kabupaten Kepulauan Meranti Provinsi Riau tercatat menjadi daerah pertama yang telah mendaftarkan seluruh penduduk dalam program JKN.
"Bupati Kepulauan Meranti Muhammad Adil sudah menjamin seluruh masyarakat mempunyai akses untuk kebutuhan pelayanan kesehatan promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif yang berkualitas dan efektif," kata Deputi Direksi Wilayah Riau, Kepulauan Riau, Sumatera Barat dan Jambi, Eddy Sulistijanto Hadie dalam keterangannya di Pekanbaru, Selasa.
Eddy Sulistijanto Hadie mengatakan Kabupaten Kepulauan Meranti merupakan kabupaten pertama di Provinsi Riau yang telah mencapai Universal Health Coverage (UHC)/cakupan kesehatan universal dengan kepesertaan lebih dari 95 persen yaitu sejak 1 April 2019.
Namun seiring dengan dinamika peserta JKN, kata Eddy lagi, seperti pertumbuhan penduduk, validasi data meninggal dan data tidak valid, pengurangan peserta oleh Kabupaten Kepulauan Meranti sehingga terjadi penurunan jumlah peserta.
"Pada Desember 2021 Kabupaten Kepulauan Meranti kembali mencapai cakupan peserta di atas 95 persen. Akan tetapi tahun 2022 jumlah penduduk yang telah memiliki JKN di Kabupaten Kepulauan Meranti justru menjadi 215.749 jiwa atau sudah 102,33 persen dari jumlah penduduk semester I tahun 2022 sebanyak 210.843 jiwa.
Ia menjelaskan, sampai saat ini untuk pemenuhan hak peserta dalam upaya mendapatkan pelayanan kesehatan, se-provinsi Riau BPJS Kesehatan telah bekerjasama dengan 699 fasilitas kesehatan yang terdiri dari 598 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama, 69 Fasilitas Kesehatan tingkat lanjutan serta 32 Fasilitas Penunjang (apotik dan optik).
Di Kabupaten Kepulauan Meranti, katanya BPJS Kesehatan telah bekerja sama dengan 10 Puskesmas, dua orang dokter keluarga dan tiga Klinik Pratama sebagai Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama dan satu Rumah Sakit sebagai Fasilitas Kesehatan Tingkat Lanjutan se-Kabupaten Kepulauan Meranti.
Deputi Direksi Wilayah Sumbagteng dan Jambi, Eddy Sulistijanto Hadie mengatakan Kabupaten Kepulauan Meranti Provinsi Riau tercatat menjadi daerah pertama yang telah mendaftarkan seluruh penduduk dalam program JKN.
"Bupati Kepulauan Meranti Muhammad Adil sudah menjamin seluruh masyarakat mempunyai akses untuk kebutuhan pelayanan kesehatan promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif yang berkualitas dan efektif," kata Deputi Direksi Wilayah Riau, Kepulauan Riau, Sumatera Barat dan Jambi, Eddy Sulistijanto Hadie dalam keterangannya di Pekanbaru, Selasa.
Eddy Sulistijanto Hadie mengatakan Kabupaten Kepulauan Meranti merupakan kabupaten pertama di Provinsi Riau yang telah mencapai Universal Health Coverage (UHC)/cakupan kesehatan universal dengan kepesertaan lebih dari 95 persen yaitu sejak 1 April 2019.
Namun seiring dengan dinamika peserta JKN, kata Eddy lagi, seperti pertumbuhan penduduk, validasi data meninggal dan data tidak valid, pengurangan peserta oleh Kabupaten Kepulauan Meranti sehingga terjadi penurunan jumlah peserta.
"Pada Desember 2021 Kabupaten Kepulauan Meranti kembali mencapai cakupan peserta di atas 95 persen. Akan tetapi tahun 2022 jumlah penduduk yang telah memiliki JKN di Kabupaten Kepulauan Meranti justru menjadi 215.749 jiwa atau sudah 102,33 persen dari jumlah penduduk semester I tahun 2022 sebanyak 210.843 jiwa.
Ia menjelaskan, sampai saat ini untuk pemenuhan hak peserta dalam upaya mendapatkan pelayanan kesehatan, se-provinsi Riau BPJS Kesehatan telah bekerjasama dengan 699 fasilitas kesehatan yang terdiri dari 598 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama, 69 Fasilitas Kesehatan tingkat lanjutan serta 32 Fasilitas Penunjang (apotik dan optik).
Di Kabupaten Kepulauan Meranti, katanya BPJS Kesehatan telah bekerja sama dengan 10 Puskesmas, dua orang dokter keluarga dan tiga Klinik Pratama sebagai Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama dan satu Rumah Sakit sebagai Fasilitas Kesehatan Tingkat Lanjutan se-Kabupaten Kepulauan Meranti.
Pewarta : Frislidia
Editor : Yuniati Jannatun Naim
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
BPJS Kesehatan Natuna evaluasi kelayakan fasilitas kesehatan di pulau penyangga
08 May 2026 19:45 WIB
Jadwal dan lokasi layanan BPJS Kesehatan Keliling di Tanjungpinang, 4 Mei 2026
03 May 2026 18:55 WIB
BPJS Kesehatan: 345 Ribu warga kurang mampu di Batam dijamin pemerintah pusat
23 April 2026 13:28 WIB
BPJS Kesehatan Batam ajak peserta manfaatkan fitur skrining lewat aplikasi JKN Mobile
17 April 2026 17:25 WIB
BPJS sebut bayi baru lahir dari orang tua yang terdaftar PBI, ditanggung JKN
07 April 2026 16:01 WIB