Medan (ANTARA News) - Arus mudik penumpang kereta api dari Stasiun Besar Medan, Sumatra Utara, ke beberapa daerah tujuan seperti Tanjung Balai, Rantau Prapat, Pematang Siantar dan Kisaran pada H-6 Lebaran belum ramai.

Pantauan di Stasiun Besar Kereta Api (KA) Medan, Sabtu 4 September 2010, menunjukkan, jumlah penumpang yang berangkat sejak dimulainya masa angkutan Lebaran 2010 pada Jumat (3/9) tercatat sebanyak 2.176 orang atau belum terjadi peningkatan.

"Belum mengalami peningkatan dibandingkan tahun lalu, Kala itu  yang kala berangkati 5.343 orang," kata Kepala Stasiun Besar KA Medan, Sutekno.

Dia mengakui, penumpang terbanyak yang berangkat dengan tujuan Tanjung Balai, Kisaran dan Pematang Siantar dengan 1.201 penumpang, sedangkan penumpang dengan tujuan Rantau Prapat hanya 975 orang.

Sementara jumlah penumpang Kereta Api Rel Diesel Indonesia (KRDI) Sri Lelawangsa tujuan Binjai, Belawan dan Tebing Tinggi mencapai 2.302 orang.

"Diprediksi kenaikan jumlah pemudik yang menggunakan jasa kereta api mulai mengalami peningkatan pada H-2 Lebaran," ujarnya.

Sementara itu, jumlah penumpang KA dari Medan tujuan Rantau Prapat dan Tanjung Balai pada Sabtu (4/9) sudah mencapai 372 orang yang berangkat pada pukul 08.00 WIB untuk KA eksekutif dan bisnis.

Penumpang KA kelas ekonomi tujuan Kisaran sebanyak 414 orang.

Sutekno mengimbau para penumpang dapat menjaga keamanan dan ketertiban, yakni dengan tidak menempatkan diri di persambungan kereta api dan cabin lokomotif. Penumpang juga dianjurkan tidak membeli karcis dari calo.

"Diharapkan juga kepada penumpang agar tidak memaksakan diri naik kereta api, apabila sudah penuh. Penumpang agar juga tidak memakai perhiasan yang mencolok serta tidak membawa barang yang berlebihan," ujarnya. (ANT-022/R014/Btm1)