Gunung Marapi Sumatera Barat alami erupsi 127 kali
Kamis, 12 Januari 2023 5:35 WIB
Kolom abu vulkanik setinggi lebih kurang 800 meter keluar dari Gunung Marapi di Sumatera Barat (Sumbar), Rabu (11/1/2023). ANTARA/HO-PVMBG/aa.
Jakarta (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, Sumatera Barat mencatat Gunung Marapi mengalami erupsi sebanyak 127 kali, sejak Sabtu (7/1).
"Tercatat hari ini hingga pukul 12.00 WIB, erupsi sebanyak 127 kali," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Agam Bambang Warsito dalam Teropong Bencana diikuti secara daring di Jakarta, Rabu.
Namun, Bambang mengatakan masyarakat yang ada di sekitaran atau di pinggang Gunung Marapi masih beraktivitas dengan normal. Sebab saat erupsi, Gunung Marapi belum membawa material, hanya abu yang terbawa ke Kabupaten Tanah Datar.
BPBD Kabupaten Agam bekerja sama dengan Kantor Pos Pemantauan Gunung Api setempat untuk memantau status Gunung Marapi.
Kesiapsiagaan juga didukung komunitas-komunitas dan kelompok siaga bencana.
Kelompok wartawan siaga bencana dibentuk untuk menyebarkan informasi terbaru di tengah masyarakat yang ada di pinggang Gunung Marapi.
Dari hasil pemantauan pemerintah daerah setempat memutuskan untuk menerbitkan Surat Edaran Bupati yang mengimbau kepada masyarakat sekitar yang pertama untuk tidak mendekati kawasan, radius 3 km, bahkan harus dikosongkan.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: BPBD Agam sebut erupsi Gunung Marapi terhitung 127 kali
"Tercatat hari ini hingga pukul 12.00 WIB, erupsi sebanyak 127 kali," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Agam Bambang Warsito dalam Teropong Bencana diikuti secara daring di Jakarta, Rabu.
Namun, Bambang mengatakan masyarakat yang ada di sekitaran atau di pinggang Gunung Marapi masih beraktivitas dengan normal. Sebab saat erupsi, Gunung Marapi belum membawa material, hanya abu yang terbawa ke Kabupaten Tanah Datar.
BPBD Kabupaten Agam bekerja sama dengan Kantor Pos Pemantauan Gunung Api setempat untuk memantau status Gunung Marapi.
Kesiapsiagaan juga didukung komunitas-komunitas dan kelompok siaga bencana.
Kelompok wartawan siaga bencana dibentuk untuk menyebarkan informasi terbaru di tengah masyarakat yang ada di pinggang Gunung Marapi.
Dari hasil pemantauan pemerintah daerah setempat memutuskan untuk menerbitkan Surat Edaran Bupati yang mengimbau kepada masyarakat sekitar yang pertama untuk tidak mendekati kawasan, radius 3 km, bahkan harus dikosongkan.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: BPBD Agam sebut erupsi Gunung Marapi terhitung 127 kali
Pewarta : Devi Nindy Sari Ramadhan
Editor : Yuniati Jannatun Naim
Copyright © ANTARA 2026