Batam (ANTARA News) - Pemerintah kota (Pemkot) Batam akan memeriahkan perayaan Tahun Baru 2011 dengan pesta kembang api senilai Rp180 juta.
       
"Acara itu untuk menghibur warga Batam," kata Kepala Dinas Pariwisata Kota Batam Guntur Sakti di Batam, Jumat.
       
Guntur Sakti  mengatakan kembang api Rp180 juta itu akan berdurasi sepanjang 15 menit dan dipasang di sekitar dataran Engku Puteri dan Bukit Clara, Batam Center.
       
Mengenai seniman yang memeriahkan pesta tahun baru, ia mengatakan panitia masih belum menentukan.
       
"Artis pasang tarif mahal saat tahun baru, kami masih penjajakan yang cocok harga dan sesuai dengan keinginan warga," kata Guntur. 
  
Ia menyatakan pesta kembang api merupakan agenda tahunan yang telah diselenggarakan empat tahun berturut-turut.
       
"Tiga tahun terakhir ini, warga yang memeriahkan sampai 10.000 orang," kata dia.
       
Selain warga Batam, ia mengatakan acara itu juga akan menyerap wisatawan Singapura.
       
Ia mengatakan warga Singapura sudah tahu ada acara tahunan kembang api di Batam, sehingga mereka tertarik untuk menghabiskan tahun baru di Batam.
       
"Soalnya, sekarang di Singapura sudah tidak boleh ada kembang api lagi," kata dia.
       
Menurut Guntur, acara itu, tidak menghamburkan uang, karena dinikmati banyak orang.
       
Ia mengatakan acara tersebut juga berdampak positif untuk masyarakat, kata dia, karena pesta kembang api dipercaya mampu menyerap wisatawan baik lokal maupun manca negara.
       
"Tingkat hunian hotel akan penuh, restoran laku. Penjaja makanan dan terompet juga kena imbasnya," kata  dia.
       
Di acara tahun baru itu juga, Pemkot akan meluncurkan lagi atau me-relaunching program Visit Batam Year 2011.
       
Berbeda dengan perayaan tahun-tahun sebelumnya, Pemkot Batam memasang sejumlah kembang api di Bukit Clara, yang terletak di Batam Kota, menghadap ke Terminal International Batam Centre.
       
"Sekaligus kami me-launching- Bukit Clara sebagai tempat rekreasi baru di Batam," kata Guntur.
(Y011/A011/Btm2)