Kapal pengangkut 184 imigran Rohingya ke Aceh kabur
Selasa, 28 Maret 2023 10:57 WIB
Kapal pembawa imigran Rohingya terdampar di kawasan pantai Aceh Besar (ANTARA/Ampelsa)
Banda Aceh (ANTARA) - Lembaga Panglima Laot (Laut) Aceh menyatakan kapal yang mengangkut 184 imigran Rohingya ke pantai Kabupaten Aceh Timur langsung kabur setelah menurunkan para imigran tersebut.
"Betul, kapal kabur setelah menurunkan mereka para imigran tersebut," kata Sekretaris Panglima Laot Aceh Miftach Tjut Adek di Banda Aceh, Senin (27/3/2023).
Sebanyak 184 imigran Rohingya terdampar di Kuala Matang Peulawi, Kecamatan Peureulak, Kabupaten Aceh Timur. Senin (27/3/2023). Mereka tiba di tempat itu setelah diturunkan dari sebuah kapal sekira pukul 04.00 WIB.
Para imigran tersebut terdiri dari 94 laki-laki, 70 perempuan dan 20 anak. Saat ini mereka diamankan ke Kompleks Masjid Raudhatul Jannah di Matang Peulawi, Kabupaten Aceh Timur.
Ia menyampaikan, peristiwa kapal yang membawa imigran lalu kabur seperti itu sudah dua kali terjadi di Aceh. Peristiwa pertama di wilayah Kabupaten Aceh Barat Daya dengan 21 imigran, sedangkan hari ini (27/3) di Aceh Timur, di mana mereka akhirnya harus berenang hingga bibir pantai.
Sebanyak 21 imigran Rohingnya yang ditemukan warga di areal persawahan Desa Padang Kawa, Kecamatan Tangan-Tangan, Kabupaten Aceh Barat Daya, saat ini sudah ditampung sementara di UPTD Sosial Ladong, Aceh Besar.
Panglima Laot merupakan lembaga adat laut Aceh yang membawahi nelayan di daerah tersebut. Semua permasalahan yang berhubungan dengan laut di Aceh tidak terlepas dari wewenang lembaga tersebut.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kapal pengangkut 184 imigran Rohingya ke Aceh langsung kabur
"Betul, kapal kabur setelah menurunkan mereka para imigran tersebut," kata Sekretaris Panglima Laot Aceh Miftach Tjut Adek di Banda Aceh, Senin (27/3/2023).
Sebanyak 184 imigran Rohingya terdampar di Kuala Matang Peulawi, Kecamatan Peureulak, Kabupaten Aceh Timur. Senin (27/3/2023). Mereka tiba di tempat itu setelah diturunkan dari sebuah kapal sekira pukul 04.00 WIB.
Para imigran tersebut terdiri dari 94 laki-laki, 70 perempuan dan 20 anak. Saat ini mereka diamankan ke Kompleks Masjid Raudhatul Jannah di Matang Peulawi, Kabupaten Aceh Timur.
Ia menyampaikan, peristiwa kapal yang membawa imigran lalu kabur seperti itu sudah dua kali terjadi di Aceh. Peristiwa pertama di wilayah Kabupaten Aceh Barat Daya dengan 21 imigran, sedangkan hari ini (27/3) di Aceh Timur, di mana mereka akhirnya harus berenang hingga bibir pantai.
Sebanyak 21 imigran Rohingnya yang ditemukan warga di areal persawahan Desa Padang Kawa, Kecamatan Tangan-Tangan, Kabupaten Aceh Barat Daya, saat ini sudah ditampung sementara di UPTD Sosial Ladong, Aceh Besar.
Panglima Laot merupakan lembaga adat laut Aceh yang membawahi nelayan di daerah tersebut. Semua permasalahan yang berhubungan dengan laut di Aceh tidak terlepas dari wewenang lembaga tersebut.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kapal pengangkut 184 imigran Rohingya ke Aceh langsung kabur
Pewarta : Rahmat Fajri
Editor : Fery Heriyanto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Trump dikabarkan perintahkan panglima operasi AS rencanakan invasi ke Greenland
11 January 2026 10:31 WIB
Kapolri terima gelar Panglima Gagah Pasukan Polis dari Kerajaan Malaysia
31 October 2024 6:25 WIB, 2024
Presiden Prabowo perintahkan Panglima TNI dan Kapolri antar Jokowi ke Solo
21 October 2024 6:43 WIB, 2024
Terpopuler - Nasional
Lihat Juga
Ketua DPR RI resmi buka masa sidang IV DPR RI tahun 2025-2026 dalam rapat paripurna
10 March 2026 13:16 WIB
30 WNI tertahan di Abu Dhabi berhasil pulang lewat jalur penerbangan repatriasi
05 March 2026 13:35 WIB
Diduga tak penuhi standar, BGN hentikan sementara operasional SPPG Mekarsari di Tanjungpinang
04 March 2026 10:16 WIB