Jakarta (ANTARA) - Pengacara Dito Mahendra, Abu Said Pelu, mendatangi Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis dengan membawa dokumen dengan klasifikasi rahasia.
Abu menjelaskan, dokumen rahasia tersebut menyangkut masalah kepemilikan senjata api yang dimiliki Dito Mahendra.
"Surat yang klasifikasinya rahasia itu surat dari Kodam Diponegoro yang menjelaskan tentang identitas dari senjata-senjata api itu ya," kata Abu Said.
Menurut dia, surat atau dokumen rahasia itu dihadapkan kepada penyidik untuk dilakukan verifikasi, dan keabsahan senjata api yang dimiliki Dito Mahendra.
"Ya kami minta kepada penyidik supaya masalah ini dilihat secara utuh jangan tergesa-tergesa, sehingga kebenaran materil itu bisa didapatkan," kata dia
Saat ditanya keterkaitan Dito Mahendra dengan Kodam Diponegoro, Abu Said mengatakan terkait dengan senjata api laras panjang yang dimiliki kliennya, bahwa senjata tersebut bukan senjata serbu melainkan senjata sport untuk latihan menembak.
"Itu senjata sport untuk latihan menembak jadi bukan senjata tempur, tapi latihan menembak karena Dito sendiri sebagai anggota Perbakin," kata dia.
Terkait sembilan dari 15 senjata api milik Dito yang diduga ilegal menurut penyidik, Abu Said mengklaim bahwa enam dari sembilan senjata api tersebut memiliki dokumen, sedangkan tiga lainnya berjenis air softgun yang tidak perlu ada izin.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pengacara Dito Mahendra bawa dokumen rahasia ke Bareskrim