Pemanasan global, salju abadi di Puncak Jaya terancam hilang
Jumat, 16 Juni 2023 15:48 WIB
Plt Dirjen Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Dr Ruandha Agung Sugardiman (ANTARA/Juraidi)
Medan (ANTARA) - Salju abadi di Gunung Puncak Jaya, Provinsi Papua, terancam hilang, karena kondisinya terus mencair sebagai dampak dari pemanasan global dan perubahan iklim.
Plt Dirjen Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Dr Ruandha Agung Sugardiman di Medan, Sumatera Utara, Jumat, mengatakan, kondisi salju abadi di Puncak Jaya yang terus mencair sebagai dampak pemanasan global dan perubahan iklim tersebut harus menjadi perhatian serius.
Ia mengatakan salju abadi Gunung Puncak Jaya merupakan hal luar biasa dan menjadi salah satu keunikan dunia yang ada di Indonesia. Kalau salju itu sampai hilang akibat pemanasan global dan perubahan iklim tentunya kerugian besar bagi Indonesia.
Dari hasil inventarisir yang dilakukan BRIN, tahun 1990-an salju abadi di Puncak Jaya masih sekitar 200 km persegi. Namun sekitar tahun 2003 luasnya diperkirakan tinggal 20 km persegi.
"Dari perhitungan dan simulasi yang dilakukan BMKG, dengan temperatur yang semakin tinggi, salju abadi tersebut diperkirakan dalam beberapa tahun mendatang akan mencair semuanya. Sangat disayangkan kalau salah satu keunikan dunia di tropis itu sampai hilang," kata Ruandha Agung.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Salju abadi Puncak Jaya terus tergerus, KLHK: Kerugian besar bagi RI
Plt Dirjen Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Dr Ruandha Agung Sugardiman di Medan, Sumatera Utara, Jumat, mengatakan, kondisi salju abadi di Puncak Jaya yang terus mencair sebagai dampak pemanasan global dan perubahan iklim tersebut harus menjadi perhatian serius.
Ia mengatakan salju abadi Gunung Puncak Jaya merupakan hal luar biasa dan menjadi salah satu keunikan dunia yang ada di Indonesia. Kalau salju itu sampai hilang akibat pemanasan global dan perubahan iklim tentunya kerugian besar bagi Indonesia.
Dari hasil inventarisir yang dilakukan BRIN, tahun 1990-an salju abadi di Puncak Jaya masih sekitar 200 km persegi. Namun sekitar tahun 2003 luasnya diperkirakan tinggal 20 km persegi.
"Dari perhitungan dan simulasi yang dilakukan BMKG, dengan temperatur yang semakin tinggi, salju abadi tersebut diperkirakan dalam beberapa tahun mendatang akan mencair semuanya. Sangat disayangkan kalau salah satu keunikan dunia di tropis itu sampai hilang," kata Ruandha Agung.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Salju abadi Puncak Jaya terus tergerus, KLHK: Kerugian besar bagi RI
Pewarta : Juraidi
Editor : Yuniati Jannatun Naim
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
BMKG: Salju abadi Puncak Jaya mencair, perubahan iklim mengkhawatirkan
23 August 2023 11:52 WIB, 2023
Yuk main salju di Snow City Singapura, cek apa saja yang ditawarkan di musim liburan tahun ini
04 June 2023 8:41 WIB, 2023
Snow City tawarkan sensasi bermain bumper di suhu minus 5 derajat celcius
19 June 2019 18:32 WIB, 2019