Bangkai SMAC Dipindahkan Ke Polsek Gunung Kijang
Selasa, 22 Februari 2011 17:29 WIB
Puing-puing pesawat Cassa 212-100 PT SMAC di Bintan. (kepri.antaranews,com/Henky Mohari)
Tanjungpinang (ANTARA News) - Bangkai pesawat Cassa 212-100 milik PT Sabang Merauke Air Charter yang jatuh di hutan Kampung Kampe, Desa Malang Rapat, Bintan, Kepulauan Riau pada Sabtu (12/2), dipindahkan ke Polsek Gunung Kijang yang berjarak sekitar 30 km.
"Puing-puing pesawat tersebut dipindahkan agar keamanannya lebih terjaga," kata Kapolsek Gunung Kijang, AKP Edward Palis yang dihubungi dari Tanjungpinang, Selasa.
Edward mengatakan, puing-puing pesawat SMAC yang menelan lima orang korban jiwa tersebut dipindahkan mulai Jumat (18/2) sampai Senin (21/2).
"Total puing-puingnya mencapai lima mobil lori," ujarnya.
Menurut dia, mesin, kotak hitam dan instrumen pesawat sudah dibawa Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk penyelidikan di Jakarta beberapa hari setelah kecelakaan.
"Yang tinggal hanya serpihan badan pesawat," katanya.
Pesawat Cassa 212-100 milik SMAC jatuh di hutan Kampung Kampe pada Sabtu (12/2) pukul 13.45 WIB setelah terbang dari Bandara Hang nadim batam untuk uji terbang setelah perbaikan mesin.
Dalam kecelakaan tersebut menewaskan lima orang awak pesawat, termasuk salah seorang warga Australia.
(ANT-HM/Btm1)
"Puing-puing pesawat tersebut dipindahkan agar keamanannya lebih terjaga," kata Kapolsek Gunung Kijang, AKP Edward Palis yang dihubungi dari Tanjungpinang, Selasa.
Edward mengatakan, puing-puing pesawat SMAC yang menelan lima orang korban jiwa tersebut dipindahkan mulai Jumat (18/2) sampai Senin (21/2).
"Total puing-puingnya mencapai lima mobil lori," ujarnya.
Menurut dia, mesin, kotak hitam dan instrumen pesawat sudah dibawa Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk penyelidikan di Jakarta beberapa hari setelah kecelakaan.
"Yang tinggal hanya serpihan badan pesawat," katanya.
Pesawat Cassa 212-100 milik SMAC jatuh di hutan Kampung Kampe pada Sabtu (12/2) pukul 13.45 WIB setelah terbang dari Bandara Hang nadim batam untuk uji terbang setelah perbaikan mesin.
Dalam kecelakaan tersebut menewaskan lima orang awak pesawat, termasuk salah seorang warga Australia.
(ANT-HM/Btm1)
Pewarta :
Editor : Jo Seng Bie
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Tim SAR gabungan berhasil evakuasi semua jasad korban kecelakaan pesawat ATR 42-500
24 January 2026 15:37 WIB
Bandara Hang Nadim Batam layani 113 penerbangan tambahan selama momen Nataru
05 January 2026 13:28 WIB
Terpopuler - Kesra
Lihat Juga
Pemprov Kepri dan BGN gesa pengoperasian dapur makan bergizi gratis di kawasan 3T
05 February 2026 18:27 WIB