Mobil Hyundai produksi Indonesia diekspor ke 78 negara
Selasa, 11 Juli 2023 15:31 WIB
Kiri-kanan: President Hyundai Motor Asean HQ Youngtack Lee, Duta Besar Korea untuk Indonesia Lee Sang Deok, President Director PT.Hyundai Motor Manufacturing Indonesia Lee Bong Kyu dan Advisor Hyundai Motor Asean HQ Lee Kang Hyun ditemui di PT Hyundai Motor Manufacturing Indonesia, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Selasa (11/7/2023). (ANTARA/Maria Cicilia Galuh)
Bekasi (ANTARA) - PT Hyundai Motor Manufacturing Indonesia mencatat 50 persen mobil yang diproduksi di Tanah Air dikirim ke 78 negara di seluruh dunia.
"Lebih dari 50 persen produksi pabrik Indonesia telah diekspor ke 78 negara di seluruh dunia untuk berkontribusi terhadap ekspor mobil Indonesia," kata Presiden Hyundai Motor Asean HQ Youngtack Lee di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Selasa.
Youngtack menyampaikan, tahun ini Hyundai menambah jumlah produksi mobil listrik 1.000 unit per bulan, meningkat signifikan dibanding dengan 2022 yang sebanyak 250 unit tiap bulan.
Lebih lanjut, meningkatnya produksi mobil listrik membuat konsumen tidak perlu indent.
"Sekarang kalau orang yang ingin membeli mobil listrik itu sudah lebih enak, sudah bisa dapat langsung," kata Youngtack.
Hyundai sendiri menargetkan penjualan mobil listrik sebanyak 10.000 unit pada 2023.
Youngtack mengatakan, total nilai investasi Hyundai di Indonesia mencapai 1,5 miliar dolar AS. 1 juta dolar AS di antaranya digunakan untuk pembangunan baterai cell dan 60 juta dolar AS untuk pembangunan baterai pack.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: 50 persen mobil Hyundai produksi Indonesia diekspor ke 78 negara
"Lebih dari 50 persen produksi pabrik Indonesia telah diekspor ke 78 negara di seluruh dunia untuk berkontribusi terhadap ekspor mobil Indonesia," kata Presiden Hyundai Motor Asean HQ Youngtack Lee di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Selasa.
Youngtack menyampaikan, tahun ini Hyundai menambah jumlah produksi mobil listrik 1.000 unit per bulan, meningkat signifikan dibanding dengan 2022 yang sebanyak 250 unit tiap bulan.
Lebih lanjut, meningkatnya produksi mobil listrik membuat konsumen tidak perlu indent.
"Sekarang kalau orang yang ingin membeli mobil listrik itu sudah lebih enak, sudah bisa dapat langsung," kata Youngtack.
Hyundai sendiri menargetkan penjualan mobil listrik sebanyak 10.000 unit pada 2023.
Youngtack mengatakan, total nilai investasi Hyundai di Indonesia mencapai 1,5 miliar dolar AS. 1 juta dolar AS di antaranya digunakan untuk pembangunan baterai cell dan 60 juta dolar AS untuk pembangunan baterai pack.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: 50 persen mobil Hyundai produksi Indonesia diekspor ke 78 negara
Pewarta : Maria Cicilia Galuh Prayudhia
Editor : Yuniati Jannatun Naim
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Hyundai IONIQ 6 N kembali raih penghargaan global "World Performance Car 2026"
04 April 2026 13:10 WIB
IONIQ 5 versi Bluelink dilengkapi fitur anti pencurian dan berbagai keunggulan lainnya, yuk cek!
03 October 2023 6:35 WIB, 2023