Tanjungpinang (ANTARA News) - Perusahaan Listrik Negara Cabang Tanjungpinang yang membawahi Provinsi Kepulauan Riau selain Batam, merasa optimistis mampu melayani 10.000 pelanggan baru dalam waktu dekat.

Daya listrik di Tanjungpinang masih tersisa sebesar 6 MW, yang mampu melayani 10.000 pelanggan baru, kata Kepala PLN Tanjungpinang, Hendra Slamet, Senin.

"Jumlah pelanggan PLN Tanjungpinang untuk kawasan Tanjungpinang hingga Kijang, Kabupaten Bintan sekitar 60.000 pelanggan," katanya.

Ia mengemukakan, penyambungan baru sejak awal tahun 2011 tetap dilaksanakan, namun terkadang terhenti akibat kekurangan beberapa material seperti meteran listrik dan travo.

Penyambungan baru ke rumah warga memerlukan sedikitnya 15 macam material yang tidak dapat dibeli di pasar, seperti meteran listrik.

"Kami masih mengupayakan agar persediaan material memadai sehingga penyambungan listrik di rumah pelanggan baru tidak mengalami hambatan," ujarnya.

Pada bulan ini juga akan dilanjutkan kembali program pemasangan sambungan listrik baru bagi satu juta pelanggan PLN, katanya.

Masyarakat juga masih dapat mendaftar untuk mendapatkan pelayanan listrik dari PLN.

Saat ini, kata dia, pemakaian daya maksimal di PLN Tanjungpinang mencapai 37.300 MW pada malam hari.

Sementara PLTU di Desa Galang Batang, Kabupaten Bintan yang memiliki daya sebesar 2x15 MW diperkirakan dapat dioperasionalkan pada pertengahan tahun 2011.

"Kami optimistis kebutuhan listrik di wilayah kerja PLN Tanjungpinang dapat dipenuhi dalam waktu cepat," ujarnya.      

(ANT-NP/A035/Btm1)