Batam (ANTARA News) - Puluhan orang anggota ormas di Batam yang tergabung dalam Forum Penyelamat Aqidah Islam unjuk rasa menolak jamaah Ahmadiyah Batam, dan mendesak agar Pemkot Batam mengambil sikap tegas untuk melarang aliran Ahmadiyah.
"Desakan pembubaran inii sebagai langkah untuk menghindari aksi anarkis seperti yang beberapa waktu lalu terjadi di Cikeusik" ujar Kordinator Aksi Khaerudin Nasution, di depan kantor Wali Kota Batam, Senin (11/4)
Gabungan ormas yang juga diikuti oleh FPI, HTI, MUI, Laskar Pembela Islam, GP Anshor dan PMII Batam menyatakan komitmen untuk menyelesaikan masalah pelarangan Ahmadiyah secara damai dan persuasif.
"Kami akan berjalan secara damai. Bila tidak ada respon dari pemkot, kami tetap akan lakukan aksi serupa agar Ahmadiyah dibubarkan," ujar M Santoso, wakil korlap yang juga pengurus sekretariat MUI Batam.
Perwakilan massa diterima Asisten Pemerintah Pemkot Batam Raja Supri, dan kemudian Wakil Wali Kota Batam Rudi yang berjanji akan mengajukan aspirasi tersebuti ke pihak yang lebih tinggi dan akan membahas dengan pihak terkait lainnya.
Wakil Wali Kota mengatakan, "Pemkot akan membahas. Kami mengajak agar seluruh pihak dapat menyikapi masalah ini dengan tenang. Kami berharap agar kita dapat bersama-sama menyelesaikannya secara persuasif."
(ANT-RF/Btm1)
Ormas Islam Batam Tolak Ahmadiyah
Senin, 11 April 2011 17:11 WIB
Wakil Wali Kota Batam Rudi. (kepri.antaranews.com/josengbie)
Pewarta :
Editor : Jo Seng Bie
Copyright © ANTARA 2026