TKI Kanker Rahim di Batam Mulai Membaik
Selasa, 5 Juli 2011 20:35 WIB
Batam (ANTARA News) - Kondisi kesehatan Ria, tenaga kerja Indonesia asal Semarang penderita kanker leher rahim dan dirawat di RSUD Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau sejak 24 Juni 2011, dinilai mulai membaik, tetapi memerlukan pengobatan lanjutan.
"Ibu Ria (45) mulai membaik walaupun masih sulit diajak berkomunikasi," kata Satgas Pendamping TKI Dinas Sosial(Dinsos) Batam, Febriana, di Batam, Selasa.
Febriana berharap, kondisi Ria terus membaik agar bisa memperoleh informasi keberadaan keluarganya di Semarang.
"Hingga kini saya belum bisa menemukan keluarganya. Saya terus berupaya menghubungi Kantor Imigrasi Semarang untuk mendapatkan data keluarga Ria," kata dia.
Bila ada keluarga yang bisa dihubungi, kata Febriana, pihak Dinsos bisa mengambil langkah untuk pengobatan Ria selanjutnya.
"Ria perlu dirujuk ke rumah sakit yang lebih besar dan memiliki peralatan lengkap untuk menangani penyakitnya. Namun kami masih menunggu keluarganya," kata dia.
Dokter RSUD Kota Batam yang menangani Ria, Yanuarman mengatakan, pasien penderita kanker leher rahim stadium III B tersebut memerlukan penanganganan lebih lanjut di rumah sakit yang lebih besar.
Kalau terus dirawat di RSUD Kota Batam, kata dia, tidak banyak yang bisa dilakukan pihak rumah sakit.
"Sambil menunggu keluarga pasien datang, yang bisa kami lakukan hanya menjaga kesehatan pasien agar tidak semakin buruk," kata dia.
Yanuarman mengatakan, RSUD Kota Batam tidak memiliki dokter, obat, dan peralatan untuk menangani Ria.
"Ria perlu ditangani dengan terapi sinar (kemoterapi)," kata dia.
(ANT-L/A013/Btm3)
"Ibu Ria (45) mulai membaik walaupun masih sulit diajak berkomunikasi," kata Satgas Pendamping TKI Dinas Sosial(Dinsos) Batam, Febriana, di Batam, Selasa.
Febriana berharap, kondisi Ria terus membaik agar bisa memperoleh informasi keberadaan keluarganya di Semarang.
"Hingga kini saya belum bisa menemukan keluarganya. Saya terus berupaya menghubungi Kantor Imigrasi Semarang untuk mendapatkan data keluarga Ria," kata dia.
Bila ada keluarga yang bisa dihubungi, kata Febriana, pihak Dinsos bisa mengambil langkah untuk pengobatan Ria selanjutnya.
"Ria perlu dirujuk ke rumah sakit yang lebih besar dan memiliki peralatan lengkap untuk menangani penyakitnya. Namun kami masih menunggu keluarganya," kata dia.
Dokter RSUD Kota Batam yang menangani Ria, Yanuarman mengatakan, pasien penderita kanker leher rahim stadium III B tersebut memerlukan penanganganan lebih lanjut di rumah sakit yang lebih besar.
Kalau terus dirawat di RSUD Kota Batam, kata dia, tidak banyak yang bisa dilakukan pihak rumah sakit.
"Sambil menunggu keluarga pasien datang, yang bisa kami lakukan hanya menjaga kesehatan pasien agar tidak semakin buruk," kata dia.
Yanuarman mengatakan, RSUD Kota Batam tidak memiliki dokter, obat, dan peralatan untuk menangani Ria.
"Ria perlu ditangani dengan terapi sinar (kemoterapi)," kata dia.
(ANT-L/A013/Btm3)
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Sebanyak 40 perempuan terdeteksi IVA positif pasca-skrining kesehatan di Batam
23 July 2025 11:55 WIB
Pangeran Harry dan istri mengaku tidak tahu soal kanker Kate Middleton
23 March 2024 12:38 WIB, 2024
Sering merokok dapat tingkatkan lima kali lipat risiko kanker lidah
20 February 2024 17:34 WIB, 2024
Terpopuler - Kesra
Lihat Juga
OJK Kepri beri edukasi waspada pinjol ilegal ke pekerja di kawasan industri Batam
14 March 2026 14:20 WIB