Rudi terima kunjungan Dubes Jepang
Sabtu, 30 Maret 2024 12:28 WIB
Kepala Badan Pengusahaan Batam Muhammad Rudi menerima kunjungan Duta Besar Jepang untuk Indonesia, Masaki Yasushi, Kamis (28/3). (ANTARA/ HO-BP Batam)
Batam (ANTARA) - Kepala Badan Pengusahaan Batam Muhammad Rudi menerima kunjungan Duta Besar Jepang untuk Indonesia, Masaki Yasushi, Kamis (28/3). Dalam kesempatan itu Rudi menjamin iklim investasi yang nyaman bagi para investor.
"Bapak tenang saja. Soal usaha di Batam tidak usah khawatir. Jika ada persoalan mengenai usaha di Batam, saya akan tangani langsung persoalan itu," kata Kepala BP Batam Muhammad Rudi.
Jaminan kenyamanan tidak hanya diberikan kepada investor yang akan menanamkan modalnya di Kota Batam, namun juga penanam modal yang sudah menanamkan investasinya.
Muhammad Rudi mengatakan, bahwa investasi menjadi hal utama dalam meningkatkan perekonomian di Kota Batam. Maka dari itu, ia akan menggelar “karpet merah” kepada para investor, sebagai upaya untuk membangkitkan investasi di Kota Batam.
Muhammad Rudi, akan terus memperhatikan seluruh komponen yang menjadi kepentingan investasi, yaitu pelebaran akses jalan, pembangunan Bandara dan juga pelabuhan. Pihaknya berharap, hal ini dapat mempermudah akses mobilitas baik di Kota Batam maupun yang ingin ke Kota Batam.
Sementara itu, Masaki mengatakan bahwa Kota Batam merupakan daerah kedua yang dikunjunginya setelah Jakarta, sejak ditugaskan sebagai Duta Besar Jepang untuk Indonesia pada 22 Desember 2023 lalu. Batam katanya, merupakan daerah terpenting bagi Jepang dalam mengembangkan perekonomian.
"Di Batam ada 27 perusahaan Jepang yang beroperasi. Disamping itu, juga ada ratusan warga Jepang yang ada disini. Jadi, Batam salah satu kota terpenting bagi Jepang," ujarnya.
Ia berharap, akan ada perusahaan-perusahaan asal Jepang lain yang beroperasi di Kota Batam. Sehingga semakin memperkokoh hubungan luas antara Jepang dan Indonesia, khususnya Kota Batam.
"Semoga semakin banyak lagi dan menjadi negara investasi terbesar kedua di Batam," tutupnya.
Sebagaimana diketahui, PMA asal Jepang masuk 5 besar investasi asing di Batam dengan total realisasi 22,652 juta dolar AS dari 43 proyek sepanjang 2023.
Baca juga:
Rudi: Industri digital jadi mesin penggerak ekonomi baru
Perusahaan manufaktur Tiongkok rencana kembangkan usaha di Batam
Kemlu RI kunjungi BP Batam, bahas peluang investasi
"Bapak tenang saja. Soal usaha di Batam tidak usah khawatir. Jika ada persoalan mengenai usaha di Batam, saya akan tangani langsung persoalan itu," kata Kepala BP Batam Muhammad Rudi.
Jaminan kenyamanan tidak hanya diberikan kepada investor yang akan menanamkan modalnya di Kota Batam, namun juga penanam modal yang sudah menanamkan investasinya.
Muhammad Rudi mengatakan, bahwa investasi menjadi hal utama dalam meningkatkan perekonomian di Kota Batam. Maka dari itu, ia akan menggelar “karpet merah” kepada para investor, sebagai upaya untuk membangkitkan investasi di Kota Batam.
Muhammad Rudi, akan terus memperhatikan seluruh komponen yang menjadi kepentingan investasi, yaitu pelebaran akses jalan, pembangunan Bandara dan juga pelabuhan. Pihaknya berharap, hal ini dapat mempermudah akses mobilitas baik di Kota Batam maupun yang ingin ke Kota Batam.
Sementara itu, Masaki mengatakan bahwa Kota Batam merupakan daerah kedua yang dikunjunginya setelah Jakarta, sejak ditugaskan sebagai Duta Besar Jepang untuk Indonesia pada 22 Desember 2023 lalu. Batam katanya, merupakan daerah terpenting bagi Jepang dalam mengembangkan perekonomian.
"Di Batam ada 27 perusahaan Jepang yang beroperasi. Disamping itu, juga ada ratusan warga Jepang yang ada disini. Jadi, Batam salah satu kota terpenting bagi Jepang," ujarnya.
Ia berharap, akan ada perusahaan-perusahaan asal Jepang lain yang beroperasi di Kota Batam. Sehingga semakin memperkokoh hubungan luas antara Jepang dan Indonesia, khususnya Kota Batam.
"Semoga semakin banyak lagi dan menjadi negara investasi terbesar kedua di Batam," tutupnya.
Sebagaimana diketahui, PMA asal Jepang masuk 5 besar investasi asing di Batam dengan total realisasi 22,652 juta dolar AS dari 43 proyek sepanjang 2023.
Baca juga:
Rudi: Industri digital jadi mesin penggerak ekonomi baru
Perusahaan manufaktur Tiongkok rencana kembangkan usaha di Batam
Kemlu RI kunjungi BP Batam, bahas peluang investasi
Pewarta : YJN
Editor : Angiela Chantiequ
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
BP Batam pulihkan lahan bekas tambang pasir ilegal di kawasan Bandara Hang Nadim
18 May 2026 20:31 WIB
BP Batam pulihkan lahan bekas tambang pasir ilegal di kawasan Bandara Hang Nadim
11 May 2026 15:50 WIB
Terpopuler - Ekonomi & FTZ
Lihat Juga
Pelni Tanjungpinang ajak warga manfaatkan diskon tiket kapal periode libur sekolah
06 June 2026 15:57 WIB
Harga minyak mentah Indonesia pada Mei 2026 turun ke 106,56 dolar AS per barel
06 June 2026 14:04 WIB
Pemkot Batam dukung usulan bebas visa kunjungan bagi 8 negara dongkrak kunjungan wisman
05 June 2026 14:59 WIB