Sebanyak 185 armada taksi daring beroperasi di Bandara Hang Nadim
Senin, 5 Agustus 2024 13:40 WIB
Direktur PT BIB Hang Nadim Pikri Ilham Kurniansyah (kanan) saat meresmikan operasional taksi online di Hang Nadim Batam (ANTARA/Jessica)
Batam (ANTARA) - Manajemen PT Bandara Internasional Batam (BIB) Hang Nadim menyampaikan sekitar 185 armada taksi daring beroperasi di Bandara Hang Nadim untuk mempermudah masyarakat mendapatkan layanan transportasi.
Direktur PT BIB Hang Nadim Pikri Ilham Kurniansyah di Batam, Senin mengatakan hal tersebut sebagai bentuk upaya Bandara Hang Nadim dalam memberikan pilihan kepada masyarakat sesuai dengan keinginan dan kemampuan masing-masing pengguna jasa.
"Bahwa hari ini 5 Agustus 2024 Bandara Hang Nadim menambahkan layanan taksi online melengkapi taksi konvensional dan Grab yang sudah lebih dulu beroperasi. Hari ini mulai beroperasi Gocar dan Maxim," kata Pikri.
Selain itu, Bandara Hang Nadim juga berencana menyediakan taksi daring premium untuk menjadi pilihan alternatif bagi wisatawan yang memiliki kemampuan tinggi.
"Ini adalah bagian melayani masyarakat. Untuk Gocar sendiri ada 10 kendaraan dari luar dan 40 taksi konvensional yang bertransformasi. Maxim 10 kendaraan dari luar, 25 dari taksi konvensional," ujar dia.
Menurut Pikri, penambahan armada taksi daring merupakan tuntutan dari masyarakat yang membutuhkan pelayanan transportasi di kawasan bandara.
"Kami berikan dua tahun, mereka memahami memang bahwa kebutuhan masyarakat sudah berubah. Untuk titik jemput masih sementara dan selanjutnya sedang dibangun lokasi permanen. Akhir Agustus lokasinya selesai," ujar dia.
Kata Pikri, pihaknya juga menetapkan standar pelayanan untuk para pengemudi taksi daring di antaranya diwajibkan berpakaian rapih, tidak menggunakan sandal, kebersihan kendaraan juga harus terjaga, kendaraan harus selalu menyalakan pendingin.
"Ini standar yang diberikan, bahwa taksi daring di bandara memiliki standar layanan, kebersihan baik untuk kendaraan maupun pengemudi, tidak boleh merokok di dalam, dan sebagainya," ujar Pikri.
Baca juga:
Menparekraf sebut keselamatan wisatawan prioritas pariwisata Indonesia
Menparekraf RI serahkan sertifikat pendirian perseroan perorangan UMKM di Kepri
Menparekraf: Konten sebagai raja dalam bisnis ekonomi kreatif
Direktur PT BIB Hang Nadim Pikri Ilham Kurniansyah di Batam, Senin mengatakan hal tersebut sebagai bentuk upaya Bandara Hang Nadim dalam memberikan pilihan kepada masyarakat sesuai dengan keinginan dan kemampuan masing-masing pengguna jasa.
"Bahwa hari ini 5 Agustus 2024 Bandara Hang Nadim menambahkan layanan taksi online melengkapi taksi konvensional dan Grab yang sudah lebih dulu beroperasi. Hari ini mulai beroperasi Gocar dan Maxim," kata Pikri.
Selain itu, Bandara Hang Nadim juga berencana menyediakan taksi daring premium untuk menjadi pilihan alternatif bagi wisatawan yang memiliki kemampuan tinggi.
"Ini adalah bagian melayani masyarakat. Untuk Gocar sendiri ada 10 kendaraan dari luar dan 40 taksi konvensional yang bertransformasi. Maxim 10 kendaraan dari luar, 25 dari taksi konvensional," ujar dia.
Menurut Pikri, penambahan armada taksi daring merupakan tuntutan dari masyarakat yang membutuhkan pelayanan transportasi di kawasan bandara.
"Kami berikan dua tahun, mereka memahami memang bahwa kebutuhan masyarakat sudah berubah. Untuk titik jemput masih sementara dan selanjutnya sedang dibangun lokasi permanen. Akhir Agustus lokasinya selesai," ujar dia.
Kata Pikri, pihaknya juga menetapkan standar pelayanan untuk para pengemudi taksi daring di antaranya diwajibkan berpakaian rapih, tidak menggunakan sandal, kebersihan kendaraan juga harus terjaga, kendaraan harus selalu menyalakan pendingin.
"Ini standar yang diberikan, bahwa taksi daring di bandara memiliki standar layanan, kebersihan baik untuk kendaraan maupun pengemudi, tidak boleh merokok di dalam, dan sebagainya," ujar Pikri.
Baca juga:
Menparekraf sebut keselamatan wisatawan prioritas pariwisata Indonesia
Menparekraf RI serahkan sertifikat pendirian perseroan perorangan UMKM di Kepri
Menparekraf: Konten sebagai raja dalam bisnis ekonomi kreatif
Pewarta : Jessica Allifia Jaya Hidayat
Editor : Angiela Chantiequ
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Polda Kepri gagalkan peredaran 353 keping vape mengandung etomidate di Kota Batam
12 February 2026 17:40 WIB
BPJS Kesehatan Batam sebut 55 ribu PBI non aktif dapat diaktifkan kembali
12 February 2026 17:06 WIB
Terpopuler - Ekonomi & FTZ
Lihat Juga
BPJS Kesehatan Tanjungpinang sebut sebanyak 11 ribu peserta PBI dinonaktifkan
11 February 2026 17:10 WIB