Polres Natuna terjunkan 265 personel amankan pilkada
Senin, 26 Agustus 2024 18:02 WIB
Foto bersama usai Apel Gelar Pasukan dalam rangka Operasi Mantap Praja Seligi 2024. (ANTARA/HO-Polres Natuna)
Natuna (ANTARA) - Kepolisian Resor (Polres) Natuna, Kepulauan Riau menerjunkan 265 personel guna mengamankan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 di wilayah setempat.
Kapolres Natuna AKBP Nanang Budi Santosa di Natuna, Senin, mengatakan pihaknya telah mengecek kesiapan personel menjelang Pilkada 2024.
Pengecekan dilakukan pada Senin (26/8/2024) pagi di markas mereka dan sejalan dengan apel gelar pasukan dalam rangka Operasi Mantap Praja Seligi 2024. Tujuannya yakni untuk memastikan personel yang ditugaskan siap mengemban tugas.
"Pengamanan tahapan Pilkada 2024 di Kabupaten Natuna sangat penting guna memastikan seluruh proses tahapan dan pemilihan dapat berjalan dengan aman, damai, dan tertib," ucap dia.
Ia menjelaskan dalam pengamanan pihak berkolaborasi dengan TNI dan Pemerintah Kabupaten Natuna serta pemangku kepentingan lainnya.
"Ini semua bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada seluruh masyarakat, sehingga pesta demokrasi ini benar-benar menjadi momen yang menggembirakan bagi semua," ujar dia.
Menurut dia, menyukseskan pilkada bukan hanya tugas TNI, Polri, penyelenggara dan Pemkab Natuna, melainkan tugas semua elemen.
"Dengan kerjasama yang baik antara Penyelenggara Pemilu, Pemerintah Daerah, TNI, Polri dan Stakeholder terkait lainnya serta seluruh elemen masyarakat, diharapkan tahapan pilkada di Kabupaten Natuna berjalan lancar dan sukses," ucap dia.
Dalam kesempatan terpisah, Ketua Bawaslu Kabupaten Natuna Siswandi juga sependapat dengan Kapolres Natuna.
Oleh karenanya, ia mengajak seluruh elemen untuk bersama menyukseskan pilkada.
"Kami tidak bisa bekerja sendiri dalam mengawasi tahapan pilkada, kami butuh bantuan dari berbagai pihak dan semakin banyak yang mengawasi maka akan semakin efektif," ucap dia.
Kapolres Natuna AKBP Nanang Budi Santosa di Natuna, Senin, mengatakan pihaknya telah mengecek kesiapan personel menjelang Pilkada 2024.
Pengecekan dilakukan pada Senin (26/8/2024) pagi di markas mereka dan sejalan dengan apel gelar pasukan dalam rangka Operasi Mantap Praja Seligi 2024. Tujuannya yakni untuk memastikan personel yang ditugaskan siap mengemban tugas.
"Pengamanan tahapan Pilkada 2024 di Kabupaten Natuna sangat penting guna memastikan seluruh proses tahapan dan pemilihan dapat berjalan dengan aman, damai, dan tertib," ucap dia.
Ia menjelaskan dalam pengamanan pihak berkolaborasi dengan TNI dan Pemerintah Kabupaten Natuna serta pemangku kepentingan lainnya.
"Ini semua bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada seluruh masyarakat, sehingga pesta demokrasi ini benar-benar menjadi momen yang menggembirakan bagi semua," ujar dia.
Menurut dia, menyukseskan pilkada bukan hanya tugas TNI, Polri, penyelenggara dan Pemkab Natuna, melainkan tugas semua elemen.
"Dengan kerjasama yang baik antara Penyelenggara Pemilu, Pemerintah Daerah, TNI, Polri dan Stakeholder terkait lainnya serta seluruh elemen masyarakat, diharapkan tahapan pilkada di Kabupaten Natuna berjalan lancar dan sukses," ucap dia.
Dalam kesempatan terpisah, Ketua Bawaslu Kabupaten Natuna Siswandi juga sependapat dengan Kapolres Natuna.
Oleh karenanya, ia mengajak seluruh elemen untuk bersama menyukseskan pilkada.
"Kami tidak bisa bekerja sendiri dalam mengawasi tahapan pilkada, kami butuh bantuan dari berbagai pihak dan semakin banyak yang mengawasi maka akan semakin efektif," ucap dia.
Pewarta : Muhamad Nurman
Editor : Yuniati Jannatun Naim
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Bareskrim Polri tahan 2 petinggi Dana Syariah Indonesia dalam kasus dugaan pencucian uang
10 February 2026 11:09 WIB
SPPG Polda Kepri pertahankan jumlah porsi dan nilai gizi MBG saat harga pangan naik
05 February 2026 10:48 WIB
Polda Kepri target turunkan angka pelanggaran lalu lintas diawal tahun 2026
02 February 2026 10:34 WIB
Polres Lingga tanam 200 bibit pohon pisang guna dukung program ketahanan pangan
31 January 2026 16:18 WIB
Terpopuler - Politik
Lihat Juga
China terbuka untuk dialog kembali dengan Jepang asal Takaichi tarik ucapan soal Taiwan
11 February 2026 11:16 WIB