Batam (ANTARA Kepri) - Ketua Yayasan Pendidikan Maritim Indonesia Nada Faza Soraya mengatakan, transportasi laut yang membawa sembilan bahan pokok perlu disubsidi jika harga bahan bakar minyak dinaikkan.

"Kalaupun harga BBM terpaksa naik, transportasi laut yang membawa sembako harus disubsidi," kata Nada di Batam, Sabtu.

Ia mengatakan angkutan transportasi laut harus disubsidi untuk menjaga harga kebutuhan pokok.

"Kenaikan BBM menjadi pemicu kenaikan barang lainnya, maka harus dicermati," kata dia.

Selama ini, menurut Nada alat transportasi laut tidak disubsidi pemerintah. Padahal, harga barang amat dipengaruhi biaya transportasi.

Jika alat transportasi laut disubsidi pemerintah, harga barang di Jakarta, Aceh hingga Papua bisa sama.

Mengenai potensi penyalahgunaan BBM bersubsidi, ia mengatakan bisa diantisipasi dengan pemetaan kebutuhan BBM di setiap daerah.

"Memetakan berdasarkan kebutuhan, kalau sudah terpetakan, distribusi sesuai dengan keperluan," kata Nada.

Selain itu, pemerintah harus tegas kepada petugas SPBU agar tepat dalam mendistribusikan BBM bersubsidi. "Harus ada sanksi dan penghargaan," kata dia.

(Y011/N002)