Batam (ANTARA Kepri) -  Dinas Perhubungan Kota Batam, menambah rambu-rambu lalulintas untuk meminimalisir angka kecelakaan seiring terus bertambahnya jumlah kendaraan bermotor di kota tersebut.

"Kami tidak mungkin membendung lonjakan kendaraan di Batam walaupun itu menimbulkan masalah. Makanya kami berupaya menambah rambu-rambu lalulintas agar kejahatan bisa diminimalisir," kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub), Kota Batam, Zulhendri di Batam, Sabtu.

Kepadatan lalulintas di Kota Batam terutama pada pagi hari dan sore hari sudah sangat terasa terutama di kawasan Simpang Kabil, Batam Centre, Simpang Jam, Baloi yang sering mengakibatkan kemacetan pada jam-jam tertentu.

"Penambahan rambu lalulintas dilakukan pada hampir seluruh ruas jalan di Batam yang dianggap rawan kecelakaan di Batuaji, Batam Centre, Seraya dan Batuampar agar kecelakaan saat jam-jam padat bisa berkurang," kata dia.

Zulhendri mengatakan, penambahan rambu-rambu lalulintas juga dipasang dari simpang Bandara, simpang Kabil, hingga Jodoh dan Nagoya.

"Untuk penambahan 'lampu merah' memang tidak ada. Namun rambu-rambu yang lain banyak," ucap dia.

Selain itu, kata dia, Dishub Batam juga sudah mengajukan permintaan kepada Dinas Pekerjaan Umum (PU) untuk segera melakukan pelebaran di beberapa ruas jalan seperti dari Simpang Frengki Batam centre menuju simpang Sincom sejauh sekitar 500 meter.

"Tahun ini juga rencananya akan ada tujuh lengan samping (ruas jalan ketika hendak berbelok ke kiri) yang akan dibuat. Sehingga dapat menghindari kepadatan pada simpang lampu merah," kata Zulhendri.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Batam, Yumasnur mengatakan, perbaikan pada beberapa ruas jalan yang mengalami kerusakan dan sering mengakibatkan kecelakaan juga sudah dilakukan.

"Saat ini proyek perbaikan pada hampir seluruh jalan yang dikelola pemerintah kota sudah berjalan. Jalan yang dikelola provinsi juga sudah diperbaiki," kata dia.

Ia berharap, semua perbaikan jalan segera selesai agar pengguna jalan bisa nyaman saat berkendara. (KR-LNO/B012)

Editor: Rusdianto