Batam (ANTARA Kepri) - Komisioner Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) Gunarto mengatakan warga Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau bisa mendapatkan diskon PLN Batam bila pemadaman listrik berlanjut.

"Bila pemadaman melebihi tingkat mutu pelayanan, maka masyarakat berhak mendapatkan diskon pembayaran listrik 10 persen," kata Gunarto di Batam, Jumat.

Ia mengatakan pemerintah menentukan setiap unit PLN harus memiliki tingkat mutu pelayanan (TMP). Dalam TMP ada ketentuan frekuensi padam. Jika TMP yang dideklarasikan melebihi dari kenyataan, maka warga bisa menuntut pembebasan pembayaran 10 persen dari total tagihan.

Menurut dia, meskipun PT Pelayanan Listrik Nasional (PLN) Batam bukanlah perusahaan negara layaknya PT Perusahaan Listrik Negara (Persero), namun ketentuan TMP tetap berlaku.

Sementara itu, dalam web resmi PLN Batam tertulis waktu lama gangguang TMP sekitar enam sampai tujuh jam per bulan per pelanggan, tergantung masing-masing unit.

Sedangkan kenyataannya, setiap hari PLN melakukan pemadaman bergilir antara lima menit hingga dua jam tiap hari.

Sementara itu, Manager Senior Komunikasi PT Pelayanan Listrik Nasional Batam Agus Subekti mengatakan TMP PLN, sesuai dengan peraturan pemerintah, adalah tiga kali 24 jam secara berturut-turut.

"Waktunya berturut-turut ya, bukan akumulasi," kata dia.

Ia mengatakan PLN siap menjalankan ketentuan itu.

Pemadaman bergilir di Batam terjadi sekitar sejak pertengahan April.

Agus mengatakan pemadaman listrik mungkin akan bertambah menjadi empat jam dalam sehari mulai 1 Juni sampai 14 Juni 2012. Pemadaman itu terkait penghentian pasokan gas dari Perusahaan Gas Nasional karena adanya pemeliharaan pipa gas dari sumber di Grisik.

Agus Subekti mengatakan akibat rencana pemeliharaan pipa itu, maka PLN defisit daya lebih dari 40 mega watt lagi. Padahal saat ini, PLN sudah kekurangan daya sekitar 20 mega watt. Akibatnya, pemadaman akan lebih parah dari satu hingga dua jam per hari menjadi empat jam per hari.

"Dengan begitu, PLN defisit daya sekitar 70 mega watt," kata dia.

Meski begitu, PLN Batam bersama pihak terkait tengah mengupayakan agar pasokan gas tidak berkurang.

"Kami tentunya berharap tidak ada pemadaman listrik," kata dia. (Y011/B012)

Editor: Rusdianto