Logo Header Antaranews Kepri

Badan Geologi sebut hasil evaluasi tak ada peningkatan aktivitas Gunung Marapi

Sabtu, 11 April 2026 14:54 WIB
Image Print
Gunung Marapi di Kabupaten Agam, Sumatera Barat mengalami hembusan. ANTARA/Muhammad Zulfikar

Kota Padang (ANTARA) - Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyebut berdasarkan hasil evaluasi Gunung Marapi periode 16-31 Maret 2026 tidak terdapat peningkatan aktivitas gunung api yang berada di Sumatera Barat tersebut.

"Dalam dua minggu terakhir (16-31 Maret), pengamatan visual Gunung Marapi menunjukkan bahwa kejadian erupsi dan hembusan masih berlangsung dengan intensitas yang relatif stabil," kata Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Geologi Lana Saria melalui keterangan tertulisnya yang diterima di Kota Padang, Sabtu.

Dalam laporan Badan Geologi aktivitas gunung api yang secara administrasi berada di Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar itu tidak menunjukkan peningkatan yang signifikan dibandingkan evaluasi periode sebelumnya.

Aktivitas kegempaan Gunung Marapi relatif stabil dan tidak terlihat peningkatan gempa yang mengindikasikan adanya tambahan suplai magma dari kedalaman.

Ia menjelaskan gempa yang berkaitan dengan tekanan fluida dangkal teramati dalam jumlah terbatas tanpa kenaikan tremor yang signifikan. Kemudian, nilai real time seismic amplitude measurement (RSAM) berfluktuasi di sekitar baseline.

Selanjutnya, dalam evaluasi berkala yang dilakukan Badan Geologi menyebut nilai dv/v (variasi kecepatan seismik) didominasi bernilai negatif dengan fluktuasi pada kisaran rendah hingga menengah, yang secara fisik mencerminkan penurunan modulus elastik (kekakuan) medium di bagian dangkal.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Badan Geologi sebut tidak ada peningkatan aktivitas Gunung Marapi



Pewarta :
Editor: Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026