Batam (ANTARA Kepri) - Wakil Ketua I DPRD Kota Batam, Ruslan Kasbulatov mengatakan perairan Barelang yang diizinkan menjadi area lego jangkar oleh Badan Pengusahaan Batam merupakan daerah konservasi terumbu karang yang didanai oleh Bank Dunia.
"Daerah itun merupakan area konservasi terumbu karang (coremap) yang didanai Bank Dunia sebesar Rp15 miliar, jadi tidak boleh ada kegiatan lego jangkar yang akan merusak terumbu karang disana," kata Ruslan di Batam, rabu.
Ia mengatakan, area lego jangkar harus dipindah dari tempat tersebut sehingga tidak merusak dan mengganggu konservasi.
"Pada 2007 lalu DPRD Kota Batam termasuk saya telah mengeluarkan rekomendasi agar perairan Galang tidak dijadikan untuk aktivitas lego jangkar, namun imbauan tersebut tidak diindahkan oleh BP Batam sebagai pihak yang mengajukan izin ke Kementerian Perhubungan," kata dia.
Ruslan meminta BP Batam segera mencabut izin lego jangkar kawasan tersebut apalagi pada Rabu (6/6) lalu sebuah kapal yang dilego pada perairan tersebut lepas dan menabrak Jembatan Enam Barelang.
Kepala Bagian Humas Pemerintah Kota Batam Adiwinata di Batam kawasan konservasi terumbu karang dengan luas mencapai 66.867 hektare mencakup perairan Pulau Mubud, Pulau Abang, Pulau Nguan, Pulau Karas dan Pulau Petong.
"Kegiatan tersebut bisa sangat merusak terumbu karang karena mencakup wilayah konservasi. Area tersebut juga tengah gencar-gencarnya dipromosikan sebagai kawasan wisata bahari," kata dia.
Ia mengatakan, pada wilayah tersebut terdapat jenis terumbu karang langka yang tidak ditemukan pada daerah lain.
Direktur Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dan Humas BP Batam, Dwi Djoko Wiwoho membantah kalau area yang dijadikan lego jangkar merupakan wilayah konservasi terumbu karang yang didanai Bank Dunia.
"Lego jangkar di perairan galang tidak masuk wilayah 'coremap'. Termasuk wilayah yang dilewati kapal sebelum menabrak jembatan," kata dia.
Djoko mengatakan, kawasan lego jangkar Barelang sudah mulai dioperasikan sejak 2008 setelah negara Eropa dan Amerika terkena krisis global dan mengakibatkan beberapa kapal mereka tidak beroperasi.
"Lego jangkar pada wilayah tersebut sudah ada izin dari Kementerian Perhubungan. Memang BP Batam yang mengajukan," kata Djoko. (KR-LNO/Y006)
BP Batam Diminta Alihkan Lokasi Lego Jangkar
Rabu, 13 Juni 2012 17:32 WIB
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kepala Bakamla resmikan 3 markas komando zona perkuat keamanan laut nasional
23 April 2026 13:51 WIB
Badan Geologi sebut hasil evaluasi tak ada peningkatan aktivitas Gunung Marapi
11 April 2026 14:54 WIB
Kepala BGN sebut pengadaan motor SPPG untuk wilayah dengan akses transportasi sulit
08 April 2026 16:34 WIB
Terpopuler - Politik
Lihat Juga
Iran desak Dewan Keamanan PBB tolak draf resolusi terkait Selat Hormuz usulan AS
07 May 2026 15:41 WIB
Menkeu AS Bessent isyaratkan Donald Trump akan "tekan" Xi Jinping terkait Iran
05 May 2026 12:19 WIB