Batam (ANTARA) - Aksi Kamisan untuk pertama kalinya digelar di Kota Batam, Kepulauan Riau, menyuarakan tentang pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) berat masa lalu yang harus terus diperjuangkan keadilannya.

Aksi Kamisan Kepri ini berlangsung di pedestrian gerbang utara Alun-Alun Engku Putri, Kota Batam, Kamis, diikuti puluhan mahasiswa dan aktivis.

Kegiatan ini dikawal langsung oleh Kapolresta Barelang Kombes Pol. Zaenal Arifin beserta personelnya, berlangsung dari sore hingga pukul 18.00 WIB, hingga berjalan tertib dan damai.

Massa aksi yang berpakaian serba hitam dan ciri khas payung hitam, menggelar orasi, pembacaan puisi, doa bersama, hingga tabur bunga dan membakar lilin untuk mengenang tokoh HAM yang meninggal seperti almarhum Munir, Marsinah, korban penembakan Semanggi 1998, hingga Affan Kurniawan yang meninggal usai dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob Polri pada demo yang terjadi di Jakarta, 28 Agustus 2025.

Respati salah satu peserta Aksi Kamisan Kepri menjelaskan alasan hadirnya aksi yang sudah berlangsung selama 18 tahun di Jakarta itu, bukan hanya untuk menyuarakan isu-isu tentang pelanggaran HAM berat yang perlu terus direfleksikan.

"Alasan kenapa Kamisan Kepri khusus Batam hadir sebagai masyarakat sipil yang taat pada undang-undang merasa penting bahwasanya harus ada kampanye-kampanye atau aksi2 simbolik yang bisa merefleksikan segala macam tentang isu-isu bukan hanya tentang pelanggaran HAM berat tapi isu-isu lainnya yang ada di Kepri," kata Respati.

Aksi Kamisan Kepri mengadaptasi Aksi Kamisan Jakarta dan kota-kota besar lainnya yang telah lebih dulu bergerak setiap Kamis menyuarakan tentang isu-isu pelanggaran HAM berat masa lalu yang melibatkan negara.

Kamisan diinisiasi oleh Maria Catarina Sumarsih, ibu dari Wawan, korban penembakan Tragedi Semanggi I, yang ingin mencari tahu keberadaan anaknya.
Aksi Kamisan ini dilaksanakan setiap Kamis pukul 4 sore, di depan Istana Merdeka Jakarta, Jalan Merdeka Barat.

"Kamisan bukan organisasi, bukan kelompok, Aksi Kamisan ibarat akar rumput, kami mengakar menjadi besar," kata Aldi Deni, peserta Kamisan dari Yogyakarta.

Kapolresta Barelang Kombes Pol. Zaenal Arifin mengatakan pihaknya melaksanakan tindakan pengamanan Aksi Kamisan guna memastikan kegiatan tersebut berjalan dengan tertib dan aman.

"Kami memastikan bahwasanya kegiatan menyampaikan aspirasi di depan umum dalam bentuk Kamisan terselenggara dengan baik," kata Zaenal.


Pewarta : LRK
Editor : Laily Rahmawaty
Copyright © ANTARA 2026