Luwu Timur, Sulawesi Selatan (ANTARA) - Harga emas hari ini yang dikutip dari laman resmi Sahabat Pegadaian, Selasa, menunjukkan logam mulia  UBS, Galeri24 dan Antam yang mengalami fluktuasi.

‎Harga jual emas Antam kini turun menjadi Rp2.657.000 dari awalnya di angka Rp2.671.000 per gram.

‎Sedangkan emas UBS dan Galeri24 kompak stabil masing-masing di angka Rp2.513.000 dan Rp2.504.000 per gram.

‎Berikut daftar lengkap harga emas masing-masing produk:

‎Harga emas UBS:

‎- Harga emas UBS 0,5 gram: Rp1.359.000

‎- Harga emas UBS 1 gram: Rp2.513.000

‎- Harga emas UBS 2 gram: Rp4.987.000

‎- Harga emas UBS 5 gram: Rp12.322.000

‎- Harga emas UBS 10 gram: Rp24.514.000

‎- Harga emas UBS 25 gram: Rp61.164 000

‎- Harga emas UBS 50 gram: Rp122.076.000

‎- Harga emas UBS 100 gram: Rp244.056.000

‎- Harga emas UBS 250 gram: Rp609.960.000

‎- Harga emas UBS 500 gram: Rp1.218.483.000

‎Harga emas Galeri24:

‎- Harga emas Galeri24 0,5 gram: Rp1.314.000

‎- Harga emas Galeri24 1 gram: Rp2.504.000.

‎- Harga emas Galeri24 2 gram: Rp4.932.000

‎- Harga emas Galeri24 5 gram: Rp12.238.000

‎- Harga emas Galeri24 10 gram: Rp24.411.000

‎- Harga emas Galeri24 25 gram: Rp60.877.000

‎- Harga emas Galeri24 50 gram: Rp121.658.000

‎- Harga emas Galeri24 100 gram: Rp243.195.000

‎- Harga emas Galeri24 250 gram: Rp607.686.000

‎- Harga emas Galeri24 500 gram: Rp1.214.774.000

‎- Harga emas Galeri24 1.000 gram: Rp2.429.547.000.

‎Harga emas Antam:

‎- Harga emas Antam 0,5 gram: Rp1.384.000

‎- Harga emas Antam 1 gram: Rp2.657.000

‎- Harga emas Antam 2 gram: Rp5.247.000

‎- Harga emas Antam 3 gram: Rp7.843.000

‎- Harga emas Antam 5 gram: Rp13.035.000

‎- Harga emas Antam 10 gram: Rp26.010.000

‎- Harga emas Antam 25 gram: Rp64.886.000

‎- Harga emas Antam 50 gram: Rp129.685.000

‎- Harga emas Antam 100 gram: Rp259.284.000

‎- Harga emas Antam 250 gram: Rp647.917.000

‎- Harga emas Antam 500 gram: Rp1.295.602.000

‎- Harga emas Antam 1.000 gram: Rp2.591.160.000.


Baca selanjutnya

DPR minta pemerintah tunda ekspor emas...
 




Anggota Komisi VI DPR RI Gde Sumarjaya Linggih meminta pemerintah menunda seluruh ekspor emas sampai ada kejelasan berapa kebutuhan emas dalam negeri dan berapa produksi dalam negeri, untuk menjadi dasar pemberlakuan kebijakan Domestic Market Obligation (DMO) atas Komoditas Emas.

Dia mengusulkan hal itu karena merasa heran terhadap fenomena adanya impor 30 ton emas untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri, sementara hampir seluruh emas yang ditambang dari perut bumi Indonesia diekspor ke luar negeri.

"Kenapa perusahaan tambang emas di Indonesia senang ekspor emas ke luar negeri, apakah karena para produsen lebih baik mengekspor dulu baru mengimpor kembali ke Indonesia untuk menghindari pajak? Oleh karena itu saya saat ini meminta pemerintah RI menunda ekspor emas sampai kita clear masalah ini," kata Gde Sumarjaya di Jakarta, Senin.

Dia pun mendorong Komisi VI DPR RI segera menghadirkan PT Freeport yang 51 persen sahamnya dimiliki Pemerintah Indonesia. Hal ini dinilai penting untuk mengetahui sejauh mana kesediaan dan kekuatan perusahaan tersebut dalam memasok kebutuhan emas dalam negeri.

Saat ini, menurut dia, baru ada wacana emas PT Freeport yang akan dibeli oleh PT Antam sebesar 9 ton dari rencana total 25 ton. Sebelum tahun 2025, menurut dia, produksi emas PT Freeport tidak jelas.

"Kita minta untuk seluruh pabrikan dan tambang emas di Indonesia ini ditunda dulu ekspor emasnya," katanya.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Harga emas Antam turun di Pegadaian Selasa ini, UBS-Galeri24 stabil