Tanjungpinang (ANTARA) - Tim SAR gabungan berhasil menemukan penumpang kapal cepat Karunia Jaya yang terjatuh di perairan depan Coastal Area Tanjung Balai Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) dalam kondisi meninggal dunia.
Jasad korban atas nama Suwandi alias Ationg (42) itu ditemukan terapung di perairan belakang Pulau Merak atau berjarak sekitar 4,5 NM dari lokasi kejadian kecelakaan pada Minggu pagi.
"Korban langsung dievakuasi menuju RSUD Muhammad Sani Kabupaten Karimun," ujar Koordinator Pos SAR Tanjung Balai Karimun Nugraha Adhe Chandra dalam keterangannya, Minggu siang.
Adhe menjelaskan, kejadian bermula ketika korban Ationg sedang berada di dek atas kapal cepat Karunia Jaya bersama delapan orang rekannya pada Kamis (5/3), sekitar pukul 00.15 WIB.
Saat kapal baru saja berangkat dari Pulau Parit dalam kondisi cuaca gerimis, korban yang hendak masuk ke dalam kapal terpeleset dan jatuh ke laut.
Kejadian itu segera dilaporkan ke Pos SAR Tanjung Balai Karimun yang berjarak sekitar 3,51 NM dari lokasi kejadian kecelakaan, selanjutnya personel SAR gabungan langsung bergerak mencari korban.
"Jasad korban baru ditemukan pada operasi pencarian hari keempat," ungkap Adhe.
Adhe menambahkan keberhasilan pencarian korban merupakan hasil sinergi dari berbagai unsur SAR gabungan yang terlibat, meliputi Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang, Pos SAR Tanjung Balai Karimun, Lanal Pulau Buru, Satpolairud Polres TBK, Ditpolairud Polda Kepri, KPLP, agen kapal Karunia Jaya, serta dibantu oleh nelayan setempat.