Tanjungpinang (ANTARA) - Sembilan awak kapal KM Makmur Jaya yang menjadi korban kecelakaan di perairan Marapas, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau (Kepri), ditemukan dalam kondisi selamat.

Kepala Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Tanjung Uban, Alfaizul, mengonfirmasi bahwa kesembilan ABK tersebut ditemukan selamat oleh KM Haili setelah terombang-ambing selama berjam-jam menggunakan sekoci.

"Mereka sudah dievakuasi kembali ke homebase KM Makmur Jaya di Kampung Bugis, Tanjungpinang," kata Alfaizul di Bintan, Senin.

Baca juga: Cuaca Kepri 10 Maret: Suhu di Karimun tembus 33 derajat Celsius, Batam-Pinang berawan

Kronologi Kejadian

Peristiwa naas ini bermula saat KM Makmur Jaya bertolak dari Kampung Bugis menuju Pulau Pengibu pada Sabtu (7/3) pukul 14.00 WIB. Namun, pada Minggu dini hari sekitar pukul 04.00 WIB, kapal dihantam gelombang tinggi yang menyebabkan kapal miring hingga terbalik di perairan Pulau Merapas.

Dalam situasi darurat tersebut, 20 ABK berusaha menyelamatkan diri dengan bertahan di atas badan kapal yang terbalik, sementara sembilan orang lainnya berhasil naik ke sekoci penyelamat, namun kemudian terpisah dari kapal utama.

Pihak PLP Tanjung Uban sebelumnya telah mengerahkan Kapal Negara (KN) Sarotama P.112 segera setelah menerima laporan pada Minggu malam pukul 22.00 WIB.

Kepala Kantor SAR Tanjungpinang, Fazzli, menyatakan bahwa dengan ditemukannya sembilan ABK yang berada di sekoci tersebut, seluruh personel kapal telah lengkap dan selamat. "Dengan ditemukannya seluruh ABK KM Makmur Jaya, maka operasi SAR dinyatakan ditutup," tegas Fazzli.

Baca juga:
KPK Tangkap Bupati Rejang Lebong, OTT Kedua di Bulan Ramadhan ini

Jadwal Imsak Batam & wilayah Kepri besok, Selasa 10 Maret 2026


Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pangkalan PLP: Sembilan ABK kapal terbalik di Bintan ditemukan selamat