
BPGN Natuna kenalkan geopark ke pelajar TK, SD dan SMP

Natuna (ANTARA) - Badan Pengelola Geopark Nasional (BPGN) Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), mulai memperkenalkan geopark kepada pelajar Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP), sebagai bagian dari persiapan menuju pengakuan UNESCO.
Sekretaris BPGN Natuna Tukino di Natuna, Kamis, mengatakan pada 2026 BPGN Natuna bersiap untuk menjadikan geopark di Natuna diakui UNESCO.
Salah satu persiapan yang dilakukan adalah menciptakan pelajar paham geopark atau mendapatkan pengenalan, informasi, pengalaman, atau edukasi tentang geopark.
Untuk mewujudkan itu BPGN berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Natuna.
Menurut dia, Disdikbud Natuna telah mengeluarkan surat edaran agar siswa diperkenalkan dengan geopark Natuna sebelum memulai kegiatan belajar mengajar oleh tenaga pendidik.
Geopark atau taman bumi, merupakan warisan geologi. Di Natuna terdapat tidak kurang dari delapan situs warisan geologi berupa bebatuan yang berumur ratusan juta tahun.
“Sudah ada beberapa sekolah yang menerapkan dan ini menjadi langkah yang baik,” ucapnya.
Sebelum surat edaran tersebut diterbitkan, Disdikbud Natuna bersama BPGN telah mengadakan pertemuan dengan para kepala sekolah dan guru.
Baca juga: 150 pegolf berbagai negara meriahkan turnamen golf di Kepri
Pertemuan itu bertujuan memberikan pemahaman mengenai geopark Natuna agar informasi tersebut dapat diteruskan kepada para pelajar melalui metode pembelajaran masing-masing sekolah.
“Kemarin kami mengajak Dinas Pendidikan agar pihak disdik membuat kegiatan dengan menghadirkan guru dan kepala sekolah. Yang hadir sekitar 15 orang, terdiri dari guru dan kepala sekolah TK, SD, dan SMP,” katanya.
Dalam pertemuan tersebut BPGN tidak hanya menyampaikan materi tentang geopark, tetapi juga membagikan video edukasi mengenai geopark Natuna kepada sekolah untuk digunakan sebagai bahan ajar bagi siswa.
Tukino menjelaskan para pelajar perlu mengetahui bahwa Natuna memiliki geopark dengan berbagai geosite yang penting untuk dijaga dan dilestarikan. Melalui pengenalan geopark, siswa diharapkan memahami pentingnya menjaga alam, budaya, dan lingkungan sejak dini.
Selain itu geopark juga dapat membantu siswa mengenal potensi daerahnya, menumbuhkan rasa bangga terhadap wilayah sendiri, serta memahami konsep pelestarian dan pembangunan berkelanjutan.
“Bagi kelas atau sekolah yang memiliki smart TV bisa menampilkan video yang kami berikan,” katanya.
Baca juga: Pemkab Natuna tanggung biaya MCU bagi penerima beasiswa Kementan
Pewarta : Muhamad Nurman
Editor:
Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026
