Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto memanggil Direktur Utama (Dirut) Garuda Indonesia, Glenny Kairupan, dan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto, ke Istana Kepresidenan RI, Jakarta, pada Senin siang.

Glenny terpantau tiba di Kompleks Istana Kepresidenan sekitar pukul 13.00 WIB. Tak lama kemudian, Brian Yuliarto menyusul masuk ke area dalam Istana sekitar pukul 14.00 WIB dengan membawa sejumlah dokumen.

Agenda Rapat Masih Tertutup

Hingga berita ini diturunkan, baik Glenny maupun Brian belum bersedia merinci agenda spesifik dari pertemuan tersebut. Glenny urung menyampaikan laporan-laporan yang disiapkan untuk Presiden, sementara Brian menyatakan akan memberikan keterangan selepas rapat usai.

Meski demikian, Glenny sempat memberikan komentar singkat mengenai operasional penerbangan musim haji saat ini. "Haji lancar semua. […] Ya pokoknya baik semua perjalanan haji ya," ungkap Glenny kepada awak media.

Sebelumnya, dalam Rapat Kerja Pemerintah, yang diikuti oleh 800 pejabat negara termasuk jajaran direksi BUMN, pada Rabu (8/4), Presiden Prabowo memerintahkan Garuda Indonesia menjajaki kerja sama membentuk perusahaan patungan dengan maskapai nasional Arab Saudi, Saudia Airlines.

Presiden menjelaskan perusahaan patungan itu dapat membantu Indonesia menekan biaya haji, sekaligus memberikan keuntungan bagi maskapai nasional Indonesia dan Arab Saudi.

“Jadi, selama ini pesawat Garuda berangkat bawa (jamaah) haji ke tanah suci, pulangnya kosong. Ini kan tidak ekonomis, tidak masuk akal. Arab Saudi juga demikian. Dia mengembalikan (jamaah) haji kita ke Indonesia, kembalinya kosong. Saya mengatakan, kenapa enggak kerja sama? Bikin satu anak perusahaan, 50 persen Arab Saudi, 50 persen Indonesia,” kata Presiden Prabowo dalam taklimatnya saat Rapat Kerja Pemerintah di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Rabu (8/4).



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Prabowo panggil Dirut Garuda dan Mendiktisaintek ke Istana Senin siang