BPJS Siapkan 20 Bus Pekerja di Batam
Kamis, 8 Mei 2014 15:08 WIB
Rombongan Dirut BPJS Ketenagakerjaan, Elvyn G Massasya dan Dirut Bank Mandiri, Budi Sadikin meninjau salah satu blok Rumah Susun Sewa (Rusunawa) BPJS Ketenagakerjaan Kabil, Batam, Kamis (8/5). Menurut data Badan pengusahaan (BP) Batam, sebanyak 42 ri
Batam (Antara Kepri) - Badan Pengelola Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan menyiapkan antara 10 sampai 20 bus karyawan sebagai sarana transportasi pekerja dari pusat-pusat pemukiman di Batam ke kawasan industri yang akan diserahkan mulai pertengahan 2014.
"Pengadaan bus untuk karyawan tersebut akan dilakukan secara bertahap antara Juni sampai Oktober tahun ini," kata Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Elvyn G Masassya di Kabil, Batam, Kamis.
Sementara itu, kata dia, untuk pengelolaan bus dan penentuan jalur-jalur pelayanannya akan diserahkan pada Pemerintah Kota Batam.
"BPJS Ketenagakerjaan menilai pekerja Batam perlu mendapatkan sarana transportasi yang layak sehingga mempermudah akses dari tempat tinggal ke tempat kerja," kata Elvyn.
Elvyn mengatakan pemilihan Batam untuk menerima bantuan bus-bus tersebut tidak terlepas dari posisinya yang menjadi salah satu basis peserta BPJS-Ketenagakerjaan tertinggi di Indonesia.
"Saat ini BPJS sudah membangun banyak rusun di Batam. Salah satunya di Kabil yang memiliki sekitar 1.000 unit untuk disewakan. Secara berkala kami akan menambah rusun dan sarana transportasi ke pusat-pusat industri bagi penghuninya," kata dia.
Selain membangun rusun di Batam, kata dia, BPJS Ketenagakerjaan juga akan membangun rumah untuk pekerja di Kota Karawang sebanyak 500 unit, Serang dan Malang masing-masing 1.500 unit.
"Untuk daerah tersebut akan dibangun perumahan, bukan rusun. Kami memang memperuntukkan rumah tersebut bagi pekerja yang sudah berkeluarga. Di Batam, kami akan membangun jika yang saat ini ada bisa terisi penuh," kata Elvyn.
Sementara BPJS Kesehatan, kata dia, akan bekerja sama dengan berbagai pihak untuk membangun rumah dan rusun bagi para pekerja.
Di Indonesia, setiap tahun kebutuhan rumah bagi tenaga kerja baru mencapai 800 ribu unit. Sementara hingga saat ini kebutuhan rumah bagi penduduk masih kurang 10 juta unit.
Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan berada di Kabil Batam untuk menerima penyerahan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Mandiri berupa taman/hutan kota di kompleks perumahan pekerja Kabil yang diserahkan langsung oleh Dirut Mandiri Budi G Sadikin. (Antara)
Editor: Rusdianto
"Pengadaan bus untuk karyawan tersebut akan dilakukan secara bertahap antara Juni sampai Oktober tahun ini," kata Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Elvyn G Masassya di Kabil, Batam, Kamis.
Sementara itu, kata dia, untuk pengelolaan bus dan penentuan jalur-jalur pelayanannya akan diserahkan pada Pemerintah Kota Batam.
"BPJS Ketenagakerjaan menilai pekerja Batam perlu mendapatkan sarana transportasi yang layak sehingga mempermudah akses dari tempat tinggal ke tempat kerja," kata Elvyn.
Elvyn mengatakan pemilihan Batam untuk menerima bantuan bus-bus tersebut tidak terlepas dari posisinya yang menjadi salah satu basis peserta BPJS-Ketenagakerjaan tertinggi di Indonesia.
"Saat ini BPJS sudah membangun banyak rusun di Batam. Salah satunya di Kabil yang memiliki sekitar 1.000 unit untuk disewakan. Secara berkala kami akan menambah rusun dan sarana transportasi ke pusat-pusat industri bagi penghuninya," kata dia.
Selain membangun rusun di Batam, kata dia, BPJS Ketenagakerjaan juga akan membangun rumah untuk pekerja di Kota Karawang sebanyak 500 unit, Serang dan Malang masing-masing 1.500 unit.
"Untuk daerah tersebut akan dibangun perumahan, bukan rusun. Kami memang memperuntukkan rumah tersebut bagi pekerja yang sudah berkeluarga. Di Batam, kami akan membangun jika yang saat ini ada bisa terisi penuh," kata Elvyn.
Sementara BPJS Kesehatan, kata dia, akan bekerja sama dengan berbagai pihak untuk membangun rumah dan rusun bagi para pekerja.
Di Indonesia, setiap tahun kebutuhan rumah bagi tenaga kerja baru mencapai 800 ribu unit. Sementara hingga saat ini kebutuhan rumah bagi penduduk masih kurang 10 juta unit.
Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan berada di Kabil Batam untuk menerima penyerahan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Mandiri berupa taman/hutan kota di kompleks perumahan pekerja Kabil yang diserahkan langsung oleh Dirut Mandiri Budi G Sadikin. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor : Jo Seng Bie
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkot Batam bayarkan premi jaminan sosial ketenagakerjaan 2026 bagi 2.500 petani
11 May 2026 14:50 WIB
BPJS Kesehatan Natuna evaluasi kelayakan fasilitas kesehatan di pulau penyangga
08 May 2026 19:45 WIB
Jadwal dan lokasi layanan BPJS Kesehatan Keliling di Tanjungpinang, 4 Mei 2026
03 May 2026 18:55 WIB
BPJS Kesehatan: 345 Ribu warga kurang mampu di Batam dijamin pemerintah pusat
23 April 2026 13:28 WIB