Polisi Pastikan Tas Hitam Tidak Berisi Bom
Selasa, 15 Desember 2015 9:29 WIB
Tanjungpinang (Antara Kepri) - Kepolisian Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau memastikan tas berwarna hitam di halaman Bank CIMB Niaga tidak berisi bom.
"Negatif, isi tas tidak ada kandungan bahan peledak," kata Kapolres Tanjungpinang AKBP Kristian Parluhutan Siagian di lokasi kejadian, Senin.
Kristian menjelaskan berdasarkan hasil pemeriksaan anggota Gegana Polda Kepri, tidak ditemukan kandungan logam di dalam tas tersebut.
Namun dia menolak membeberkan isi tas tersebut. Alasannya, pemeriksaan akan dilakukan oleh tim Gegana Polda Kepri.
"Tidak membutuhkan waktu yang lama untuk menyelidikinya," ujarnya.
Meski bukan bom, dia menegaskan kasus itu tetap akan diselidiki pihak kepolisian, termasuk pemeriksaan saksi dan rekaman CCTV.
"Kami minta saksi pro aktif memberi keterangan," katanya.
Dia membantah polisi lamban dalam melakukan tindakan. Menurutnya, polisi sudah bertindak cepat di lokasi kejadian.
Pukul 15.30 WIB, anggota polisi mendapat informasi dari warga yang melihat tas hitam di depan Bank CIMB Niaga di Jalan Pos Tanjungpinang. Kemudian anggota Polsek Tanjungpinang Kota menutup jalan agar tas tersebut tidak disentuh warga dan untuk mengamankan warga.
"Kami sudah bertindak cepat, sesuai prosedur," katanya.
Pantauan Antara, anggota Gegana Polda Kepri tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 18.00 WIB. Kemudian anggota Gegana yang dilengkapi pakaian pengaman melakukan penyelidikan terhadap tas tersebut dengan menggunakan beberapa peralatan.
Proses penyelidikan terhadap tas itu berlangsung selama sekitar dua jam. Tas itu kemudian dimasukkan ke dalam mobil polisi. (Antara)
Editor: Rusdianto
Editor: Rusdianto
"Negatif, isi tas tidak ada kandungan bahan peledak," kata Kapolres Tanjungpinang AKBP Kristian Parluhutan Siagian di lokasi kejadian, Senin.
Kristian menjelaskan berdasarkan hasil pemeriksaan anggota Gegana Polda Kepri, tidak ditemukan kandungan logam di dalam tas tersebut.
Namun dia menolak membeberkan isi tas tersebut. Alasannya, pemeriksaan akan dilakukan oleh tim Gegana Polda Kepri.
"Tidak membutuhkan waktu yang lama untuk menyelidikinya," ujarnya.
Meski bukan bom, dia menegaskan kasus itu tetap akan diselidiki pihak kepolisian, termasuk pemeriksaan saksi dan rekaman CCTV.
"Kami minta saksi pro aktif memberi keterangan," katanya.
Dia membantah polisi lamban dalam melakukan tindakan. Menurutnya, polisi sudah bertindak cepat di lokasi kejadian.
Pukul 15.30 WIB, anggota polisi mendapat informasi dari warga yang melihat tas hitam di depan Bank CIMB Niaga di Jalan Pos Tanjungpinang. Kemudian anggota Polsek Tanjungpinang Kota menutup jalan agar tas tersebut tidak disentuh warga dan untuk mengamankan warga.
"Kami sudah bertindak cepat, sesuai prosedur," katanya.
Pantauan Antara, anggota Gegana Polda Kepri tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 18.00 WIB. Kemudian anggota Gegana yang dilengkapi pakaian pengaman melakukan penyelidikan terhadap tas tersebut dengan menggunakan beberapa peralatan.
Proses penyelidikan terhadap tas itu berlangsung selama sekitar dua jam. Tas itu kemudian dimasukkan ke dalam mobil polisi. (Antara)
Editor: Rusdianto
Editor: Rusdianto
Pewarta : Niko Panama
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Sandra Dewi sebut 88 tas mewah miliknya tak ada yang dibelikan sang suami
21 October 2024 17:51 WIB, 2024
Sandra Dewi: 88 tas mewah yang disita kasus korupsi timah adalah hasil "endorse"
10 October 2024 13:47 WIB, 2024
Pemkab Natuna bantu peralatan sekolah untuk siswa SD di pulau terluar
04 September 2024 14:34 WIB, 2024
Hasbi Hasan bantah pernyataan dirinya terima uang Rp3 miliar dan tas mewah
21 March 2024 14:46 WIB, 2024
Bea Cukai tangkap kapal kayu pembawa tas dan sepatu bekas ilegal di Batam
08 July 2023 15:52 WIB, 2023
Terpopuler - Hukum
Lihat Juga
Pengadilan Negeri Batam vonis 3 ABK kapal Sea Dragon kasus sabu hampir 2 ton
09 March 2026 18:23 WIB
Kasus restoran viral berakhir damai, Nabilah O'Brien dan Zendhy Kusuma sepakat cabut laporan
09 March 2026 6:13 WIB