Basarnas Perluas Pencarian Korban Tabrakan Kapal Amerika
Selasa, 22 Agustus 2017 19:57 WIB
Basarnas masih melakukan pencarian hari kedua tabrakan kapal USS John S Mccain (DDG) 56 dengan MV Alnic MC berbendera Liberia yang terjadi di timur Selat Malaka, Senin (21/8) lalu. (antarakepri.com/Aji Anugraha)
Tanjungpinang (Antara Kepri) - Badan SAR Nasional (Basarnas) Tanjungpinang memperluas pencarian korban tabrakan kapal perang Amerika, USS John S Mc Cain (DDG) 56 dengan kapal berbendera Liberia MV Alnic MC, di 12 titik sekitar lokasi tabrakan di timur Selat Malaka.
"Ada 12 titik, pencarian korban yang diberikan pihak RCC Singapura. Penyisiran dimulai pukul 07.00 WIB sampai dengan pukul 19.00 WIB," kata Kepala Basarnas Tanjungpinang, Djunaidi di anjungan kapal patroli KN SAR Purwerejo, Selasa.
Tim SAR memulai penyisiran 12 titik lokasi pencarian dari sepanjang pesisir timur Pulau Bintan hingga sepanjang utara Pulau Batam yang berdekatan dengan Selat Singapura.
Basarnas memperkirakan 10 marinir USS John S Mccain (DDG) 56 terbawa arus masuk keperairan Selat Riau, Bintan dari lokasi tabrakan kapal 5 NM dari arah timur laut Pulau Pedra Branca, Malaysia.
"Kalau arus kuat dari selatan, dapat dipastikan kapal di perairan yang ramai dilewati kapal," katanya.
Di lokasi pencarian, penyisiran Basarnas menggunakan KN SAR Purwerejo dengan kecepatan 16 knot per jam. Di pencarian hari ini, Basarnas telah menempuh jarah pencarian 100 mil. (Antara)
Editor: Rusdianto
"Ada 12 titik, pencarian korban yang diberikan pihak RCC Singapura. Penyisiran dimulai pukul 07.00 WIB sampai dengan pukul 19.00 WIB," kata Kepala Basarnas Tanjungpinang, Djunaidi di anjungan kapal patroli KN SAR Purwerejo, Selasa.
Tim SAR memulai penyisiran 12 titik lokasi pencarian dari sepanjang pesisir timur Pulau Bintan hingga sepanjang utara Pulau Batam yang berdekatan dengan Selat Singapura.
Basarnas memperkirakan 10 marinir USS John S Mccain (DDG) 56 terbawa arus masuk keperairan Selat Riau, Bintan dari lokasi tabrakan kapal 5 NM dari arah timur laut Pulau Pedra Branca, Malaysia.
"Kalau arus kuat dari selatan, dapat dipastikan kapal di perairan yang ramai dilewati kapal," katanya.
Di lokasi pencarian, penyisiran Basarnas menggunakan KN SAR Purwerejo dengan kecepatan 16 knot per jam. Di pencarian hari ini, Basarnas telah menempuh jarah pencarian 100 mil. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta : Aji Anugraha
Editor : Kepulauan Riau
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Tim SAR gabungan berhasil evakuasi semua jasad korban kecelakaan pesawat ATR 42-500
24 January 2026 15:37 WIB
Terpopuler - Kesra
Lihat Juga
BMKG akhiri peringatan dini tsunami pascagempa 7,7 magnitudo di Laut Sulawesi
08 June 2026 12:43 WIB