Karimun (Antara Kepri) - Sejumlah organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan menyalurkan bantuan kepada para korban kebakaran permukiman padat penduduk di Sei Lakam Barat, Tanjung Balai Karimun, Kabupaten Karimun, Kepri, yang terjadi pada Minggu (5/11).

Ormas dan OKP yang menyalurkan bantuan melalui posko korban kebakaran, Senin, antara lain, Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kabupaten Karimun, Persatuan Pemuda Tempatan (Perpat) dan Patriot Nasional (Patron).

Bantuan itu berupa sejumlah pakaian dan makanan, diterima petugas dari Tagana dan Dinas Sosial serta Ketua RT setempat.

"Bantuan ini merupakan wujud solidaritas kami bagi warga yang membutuhkan. Yang namanya musibah pasti ada dampaknya, terutama bagi para korban yang rumahnya hangus terbakar," kata Ketua PSMTI Karimun Edi Akun usai penyerahan bantuan.

Edi Akun mengatakan, aksi spontan tersebut merupakan bentuk kebersamaan di tengah kebinekaan di tengah-tengah masyarakat yang saling menghargai dan menghormati satu sama lain.

Ketua Perpat Gatot Hariyanto mengatakan, kebersamaan di tengah kebinekaan tidak hanya diimplementasikan di saat bersuka ria, tetapi juga ditunjukkan saat warga ditimpa musibah atau bencana.

"Kami dari organisasi kepemudaan Perpat merasa terpanggil dan bergandengan tangan dengan PSMTI dan Patron untuk menghimpun bantuan. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban warga yang ditimpa musibah," katanya.

Gatot juga mengatakan, Perpat akan membantu korban kebakaran untuk pengurusan dokumen yang hangus terbakar, seperti akte kelahiran dan dokumen kependudukan lainnya.

"Intinya, kami prihatin dengan musibah yang datang tidak diduga. Keprihatinan ini kami wujudkan dengan membantu apa yang bisa kami bantu," kata dia.

Sementara itu, Ketua Patron Andi Acok mengajak segenap masyarakat turut membantu para korban kebakaran yang sementara ini diungsikan di Masjid Al Furqon yang letaknya tidak jauh dari lokasi kebakaran.

"Mari sama-sama kita bantu sesuai kemampuan kita. Warga yang ditimpa musibah sangat membutuhkan bantuan pakaian dan makanan," kata dia.

Pada kesempatan yang sama, Ketua RT setempat Wandari mengapresiasi dan menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diberikan kepada warganya yang ditimpa musibah.

"Bantuan seperti selimut, pakaian dan makanan sangat dibutuhkan bagi warga yang terkena musibah," kata dia.

Diberitakan, sebanyak 31 rumah yang sebagian besar terbuat dari kayu hangus dalam musibah kebakaran pada Minggu (5/11) dinihari.

Kebakaran tersebut mengakibatkan sebanyak 117 jiwa kehilangan tempat tinggal dan harta dan sementara ditampung di Masjid Al Furqon, Sei Lakam Barat.

Sementara itu, pemerintah daerah bersama Unit Siaga Bencana dan sejumlah relawan mendirikan dapur umum untuk para korban musibah kebakaran tersebut. (Antara)

Editor: A Jo Seng Bie

Pewarta : Rusdianto
Editor : Kepulauan Riau
Copyright © ANTARA 2026