Pembenahan jalan Batam Barat mulai 2019
Kamis, 1 Maret 2018 17:38 WIB
Pelebaran ruas jalan di Pelita yang sedang digesa pemerintah. (Antaranews Kepri/Danna Tampi)
Batam (Antaranews Kepri) - Pemerintah Kota Batam, Kepulauan Riau, berencana membenahi jalan di Pulau Batam bagian barat mulai 2019 sebagai kelanjutan penanganan yang sudah dilakukan di bagian timur.
Wali Kota Batam Muhammad Rudi di Batam, Kamis, mengatakan, pembenahan jalan pada 2019, di antaranya pelebaran di Kecamatan Sekupang, Sagulung, dan Batuaji.
"Batam bagian timur selesai 2019, selanjutnya kami mulai bagian barat," kata Wali Kota.
Hingga kini, pemkot masih menyusun rencana jalan mana saja yang perlu dibenahi.
Namun, di antaranya persiapan lingkar luar Tiban menuju Tanjung Uma Jodoh, sebagai jalan alternatif, karena selama ini hanya mengandalkan jalan utama yakni Jalan Gajah Mada.
Jalan lain yang akan diperlebar pada 2019 yakni di depan Kantor Camat Batuaji. Kemudian dari Kepri Mall ke Panbil Mall di Mukakuning, Sei Beduk dan dari Citra Batam ke Yos Sudarso.
"Dari patung kuda (Sei Panas) ke Simpang Bengkong Seken tahun ini. Tahun depan dari Bengkong Bengkel sampai ke Bengkong Laut," kata dia.
Ia berharap, warga yang memiliki bangunan di sepanjang ruas pelebaran jalan tersebut untuk membongkar sendiri bangunannya.
Kemudian, satuan kerja perangkat daerah (SKPD) perizinan termasuk camat dan lurah, agar tidak mengeluarkan izin pembangunan di lahan yang sudah direncanakan itu.
"Yang mengeluarkan izin, koordinasi dengan Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air, ruas jalan mana saja yang akan dibangun 2019. Seluruh ROW jalan tidak boleh ada izin satu pun yang dikeluarkan, baik permanen ataupun sementara. Termasuk camat dan lurah. Baik di `mainland` maupun `hinterland`," kata dia. (Antara)
Editor : Pradanna Putra
Wali Kota Batam Muhammad Rudi di Batam, Kamis, mengatakan, pembenahan jalan pada 2019, di antaranya pelebaran di Kecamatan Sekupang, Sagulung, dan Batuaji.
"Batam bagian timur selesai 2019, selanjutnya kami mulai bagian barat," kata Wali Kota.
Hingga kini, pemkot masih menyusun rencana jalan mana saja yang perlu dibenahi.
Namun, di antaranya persiapan lingkar luar Tiban menuju Tanjung Uma Jodoh, sebagai jalan alternatif, karena selama ini hanya mengandalkan jalan utama yakni Jalan Gajah Mada.
Jalan lain yang akan diperlebar pada 2019 yakni di depan Kantor Camat Batuaji. Kemudian dari Kepri Mall ke Panbil Mall di Mukakuning, Sei Beduk dan dari Citra Batam ke Yos Sudarso.
"Dari patung kuda (Sei Panas) ke Simpang Bengkong Seken tahun ini. Tahun depan dari Bengkong Bengkel sampai ke Bengkong Laut," kata dia.
Ia berharap, warga yang memiliki bangunan di sepanjang ruas pelebaran jalan tersebut untuk membongkar sendiri bangunannya.
Kemudian, satuan kerja perangkat daerah (SKPD) perizinan termasuk camat dan lurah, agar tidak mengeluarkan izin pembangunan di lahan yang sudah direncanakan itu.
"Yang mengeluarkan izin, koordinasi dengan Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air, ruas jalan mana saja yang akan dibangun 2019. Seluruh ROW jalan tidak boleh ada izin satu pun yang dikeluarkan, baik permanen ataupun sementara. Termasuk camat dan lurah. Baik di `mainland` maupun `hinterland`," kata dia. (Antara)
Editor : Pradanna Putra
Pewarta : YJ Naim
Editor : Kepulauan Riau
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkot Batam siapkan pembangunan 3 jalan lingkar perkuat konektivitas antar wilayah
20 August 2026 10:50 WIB
BP Batam-DIK lakukan pemeriksaan pengerjaan proyek Bandara Hang Nadim
04 November 2024 14:07 WIB, 2024
Terpopuler - Kesra
Lihat Juga
BPJS Kesehatan Batam gandeng perusahaan untuk bantuan iuran JKN bagi masyarakat
01 October 2026 16:42 WIB