Dubes Inggris diskusikan kerjasama Inggris dan Indonesia
Jumat, 1 Juni 2018 15:18 WIB
Dubes Inggris untuk Indonesia Moazzam Malik (kiri) memberikan cenderamata kepada Deputi III BP Batam Dwiyanto Eko Winaryo. (Foto istimewa)
Batam (Antaranews Kepri) - Duta Besar Inggris untuk Indonesia, Moazzam Malik mengunjungi Badan Pengusahaan (BP) Batam dan berdiskusi terkait kerjasama yang bisa direncanakan antara Indonesia dan Inggris.
Anggota 3/Bidang Pengusahaan Sarana Usaha, Dwianto Eko Winaryo, di Batam, Jumat, mengatakan Dubes Inggris mengunjungi BP Batam pada Rabu (30/5) bersama pemilik Citramas Group, Kris Wiluan dan Director Roadgrip, Raoul Pasaribu.
"Pada kesempatan itu kita mempresentasi terkait perkembangan kota Batam," kata Dwiyanto.
Pada presentasinya Dwiyanto menjelaskan mengenai Nongsa Digital Park (NDP), nilai investasi proyek yang akan datang, alasan mengapa harus berinvestasi di Batam, dan rencana kerjasama bidang infrastruktur antara Indonesia dan Inggris.
"Besar harapan kita agar perusahaan dari Inggris, terutama yang memiliki kantor cabang di Singapura, dapat bekerjasama untuk pembangunan infrastruktur di Kota Batam," ujar Dwiyanto.
Dwiyanto mengatakan pihaknya menyampaikan kelebihan Kota Batam sebagai pulau berlokasi strategis serta menawarkan kemudahan bagi investor asing untuk berinvestasi.
"Selain itu BP Batam juga telah memberikan kemudahan layanan investasi bagi perusahaan asing,” kata Dwiyanto.
Dari rilis yang diberikan Humas BP Batam, Dubes Inggris untuk Indonesia, Moazzam Malik memahami kebutuhan akan pembangunan infrastruktur di Kota Batam sangat besar.
Namun lanjut Moazzam, hal itu harus dibarengi degan tenaga kerja profesional. Moazzam menjamin bahwa perusahaan di Britania Raya memiliki apa yang dibutuhkan Batam.
Baik untuk pembangunan bandara, pelabuhan, maupun area digital yang dapat membantu infrastruktur kota Batam secara optimal.
"Hal penting lainnya bagi sumber daya manusia di Indonesia, khususnya Batam sebagai salah satu pintu gerbang internasional, untuk meningkatkan pendidikan Bahasa Inggris," kata Moazzam.
Hal itu lanjut Moazzam bisa direncanakan kerjasamanya dengan menggaet partner lokal. Salah satunya melalui lembaga pendidikan atau sertifikasi di Batam.
Agar meningkatkan kualitas SDM melalui pendidikan Bahasa Inggris di tingkat yang lebih baik lagi.
Sebagai tindak lanjut dari hasil pertemuannya dengan BP Batam, Moazzam mengatakan selesai perayaan Idulfitri pada Juni mendatang akan dilaksanakan pertemuan di Jakarta bersama perusahaan-perusahaan Inggris sebagai penetrasi awal.
Dengan harapan Indonesia dapat berkolaborasi dengan perusahaan-perusahaan tersebut.
Moazzam juga akan menjadwalkan kunjungan perusahaan-perusahaan Inggris ke Batam setelah pertemuan di Jakarta.
Moazzam menambahkan kunjungan itu merupakan kali pertama baginya dalam tiga tahun kedudukannya di Indonesia.(Antara)
Anggota 3/Bidang Pengusahaan Sarana Usaha, Dwianto Eko Winaryo, di Batam, Jumat, mengatakan Dubes Inggris mengunjungi BP Batam pada Rabu (30/5) bersama pemilik Citramas Group, Kris Wiluan dan Director Roadgrip, Raoul Pasaribu.
"Pada kesempatan itu kita mempresentasi terkait perkembangan kota Batam," kata Dwiyanto.
Pada presentasinya Dwiyanto menjelaskan mengenai Nongsa Digital Park (NDP), nilai investasi proyek yang akan datang, alasan mengapa harus berinvestasi di Batam, dan rencana kerjasama bidang infrastruktur antara Indonesia dan Inggris.
"Besar harapan kita agar perusahaan dari Inggris, terutama yang memiliki kantor cabang di Singapura, dapat bekerjasama untuk pembangunan infrastruktur di Kota Batam," ujar Dwiyanto.
Dwiyanto mengatakan pihaknya menyampaikan kelebihan Kota Batam sebagai pulau berlokasi strategis serta menawarkan kemudahan bagi investor asing untuk berinvestasi.
"Selain itu BP Batam juga telah memberikan kemudahan layanan investasi bagi perusahaan asing,” kata Dwiyanto.
Dari rilis yang diberikan Humas BP Batam, Dubes Inggris untuk Indonesia, Moazzam Malik memahami kebutuhan akan pembangunan infrastruktur di Kota Batam sangat besar.
Namun lanjut Moazzam, hal itu harus dibarengi degan tenaga kerja profesional. Moazzam menjamin bahwa perusahaan di Britania Raya memiliki apa yang dibutuhkan Batam.
Baik untuk pembangunan bandara, pelabuhan, maupun area digital yang dapat membantu infrastruktur kota Batam secara optimal.
"Hal penting lainnya bagi sumber daya manusia di Indonesia, khususnya Batam sebagai salah satu pintu gerbang internasional, untuk meningkatkan pendidikan Bahasa Inggris," kata Moazzam.
Hal itu lanjut Moazzam bisa direncanakan kerjasamanya dengan menggaet partner lokal. Salah satunya melalui lembaga pendidikan atau sertifikasi di Batam.
Agar meningkatkan kualitas SDM melalui pendidikan Bahasa Inggris di tingkat yang lebih baik lagi.
Sebagai tindak lanjut dari hasil pertemuannya dengan BP Batam, Moazzam mengatakan selesai perayaan Idulfitri pada Juni mendatang akan dilaksanakan pertemuan di Jakarta bersama perusahaan-perusahaan Inggris sebagai penetrasi awal.
Dengan harapan Indonesia dapat berkolaborasi dengan perusahaan-perusahaan tersebut.
Moazzam juga akan menjadwalkan kunjungan perusahaan-perusahaan Inggris ke Batam setelah pertemuan di Jakarta.
Moazzam menambahkan kunjungan itu merupakan kali pertama baginya dalam tiga tahun kedudukannya di Indonesia.(Antara)
Pewarta : Messa Haris
Editor : Evi Ratnawati
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Perdana Menteri Inggris minta maaf atas penunjukan dubes terkait kasus Epstein
06 February 2026 15:53 WIB
Inggris panggil dubes Israel, menyusul tewasnya 7 pekerja bantuan asing di Gaza
03 April 2024 10:37 WIB, 2024
Dubes RI untuk Inggris sampaikan duka mendalam atas wafatnya Ratu Elizabeth
09 September 2022 13:42 WIB, 2022
Terpopuler - Ekonomi & FTZ
Lihat Juga
Pelni Tanjungpinang ajak warga manfaatkan diskon tiket kapal periode libur sekolah
06 June 2026 15:57 WIB
Harga minyak mentah Indonesia pada Mei 2026 turun ke 106,56 dolar AS per barel
06 June 2026 14:04 WIB
Pemkot Batam dukung usulan bebas visa kunjungan bagi 8 negara dongkrak kunjungan wisman
05 June 2026 14:59 WIB