Bawaslu Kepri tingkatkan kapasitas PPL
Minggu, 23 Desember 2018 15:35 WIB
Komisioner Bawaslu Provinsi Kepri, Indrawan (Antaranews Kepri/Ogen)
Tanjungpinang (ANTARANews Kepri) - Badan Pengawas Pemilu Provinsi Kepulauan Riau (Bawaslu Kepri) akan meningkatkan kapasitas Pengawas Pemilu Lapangan (PPL) untuk meningkatkan pengawasan.
Komisioner Bawaslu Kepri Indrawan, di Tanjungpinang, Minggu, mengatakan, PPL merupakan ujung tombak dalam pengawasan pemilu karena itu kapasitas mereka perlu ditingkatkan.
"Pengawasan pemilu perlu ditingkatkan sebagai upaya meningkatkan kualitas pemilu. Karena itu, kami akan meningkatkan kapasitas mereka melalui peningkatan pengetahuan dan strategi pengawasan," ujarnya.
Indrawan menginginkan keberadaan Bawaslu dari tingkat provinsi hingga RT dan RW dirasakan masyarakat. Karena itu, peranan anggota Bawaslu Kepri beserta jajarannya perlu ditingkatkan.
"Tentu keberadaan Bawaslu harus dirasakan peserta pemilu dan masyarakat. Kami mendorong agar pemilu berlangsung tertib, adil, jujur dan bermartabat," ucapnya.
Indrawan juga mengingatkan anggota Bawaslu kabupaten dan kota meningkatkan kinerjanya. Pengawasan terhadap pemilu perlu diperketat, apalagi tensi politik semakin meningkat menjelang Pemilu 2019.
"Pengawasan terhadap pelaksanaan kampanye perlu diperketat, dan penanganan terhadap pelanggaran pemilu dilaksanakan secara profesional, dan adil," tegasnya.
Ia menambahkan strategi penanganan terhadap dugaan pidana pemilu juga harus matang, jangan sampai menimbulkan penilaian negatif dari masyarakat dan peserta pemilu. Berita acara terhadap pelaksanaan penanganan kasus dugaan pidana pemilu juga harus disampaikan secara tegas dan jelas.
"Penanganan kasus pidana pemilu bukan hanya dilakukan oleh Bawaslu, melainkan Gakkumdu sehingga proses penanganan kasus itu hingga putusan hatus dituangkan secara jelas dan tegas dalam berita acara," ucapnya.
Komisioner Bawaslu Kepri Indrawan, di Tanjungpinang, Minggu, mengatakan, PPL merupakan ujung tombak dalam pengawasan pemilu karena itu kapasitas mereka perlu ditingkatkan.
"Pengawasan pemilu perlu ditingkatkan sebagai upaya meningkatkan kualitas pemilu. Karena itu, kami akan meningkatkan kapasitas mereka melalui peningkatan pengetahuan dan strategi pengawasan," ujarnya.
Indrawan menginginkan keberadaan Bawaslu dari tingkat provinsi hingga RT dan RW dirasakan masyarakat. Karena itu, peranan anggota Bawaslu Kepri beserta jajarannya perlu ditingkatkan.
"Tentu keberadaan Bawaslu harus dirasakan peserta pemilu dan masyarakat. Kami mendorong agar pemilu berlangsung tertib, adil, jujur dan bermartabat," ucapnya.
Indrawan juga mengingatkan anggota Bawaslu kabupaten dan kota meningkatkan kinerjanya. Pengawasan terhadap pemilu perlu diperketat, apalagi tensi politik semakin meningkat menjelang Pemilu 2019.
"Pengawasan terhadap pelaksanaan kampanye perlu diperketat, dan penanganan terhadap pelanggaran pemilu dilaksanakan secara profesional, dan adil," tegasnya.
Ia menambahkan strategi penanganan terhadap dugaan pidana pemilu juga harus matang, jangan sampai menimbulkan penilaian negatif dari masyarakat dan peserta pemilu. Berita acara terhadap pelaksanaan penanganan kasus dugaan pidana pemilu juga harus disampaikan secara tegas dan jelas.
"Penanganan kasus pidana pemilu bukan hanya dilakukan oleh Bawaslu, melainkan Gakkumdu sehingga proses penanganan kasus itu hingga putusan hatus dituangkan secara jelas dan tegas dalam berita acara," ucapnya.
Pewarta : Nikolas Panama
Editor : Rusdianto Syafruddin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Politik
Lihat Juga
TNI AU tambah 58 personel ke Natuna perkuat pangkalan udara di wilayah perbatasan
26 January 2026 14:56 WIB
LKBN ANTARA perkuat publikasi percepatan rehabilitasi pascabencana Sumatera
22 January 2026 16:09 WIB
Trump 'murka' ancam tarif 200 persen jika Marcon tak jadi Dewan Perdamaian Gaza
20 January 2026 14:30 WIB