
Program Kemas kuatkan wawasan kebangsaan para pelajar di Kepri

Tanjungpinang (ANTARA) - Gubernur Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Anshar Ahmad menyebut program Kesatuan Bangsa dan Politik Masuk Sekolah (Kemas) 2026 memberikan penguatan tentang wawasan kebangsaan di kalangan pelajar di daerah itu.
"Peluncuran (Kemas) ini menandai dimulainya program penguatan wawasan pelajar, khususnya dalam hal kebangsaan di tahun ini," kata Gubernur Kepri Ansar Ahmad setelah peluncuran program itu secara simbolis di SMA Negeri 2 Tanjungpinang di Tanjungpinang, Selasa.
Ia menjelaskan masa depan bangsa tidak hanya ditentukan kecerdasan intelektual dan pengendalian emosi, akan tetapi juga semangat cinta yang mendalam warga kepada negara, sikap kebersamaan, serta toleransi, dan moderasi beragama yang kuat.
Baca juga: Malaysia mendominasi penempatan PMI dari Batam
Ia mengatakan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah khususnya Pasal 25 ayat (1) mengamanatkan pembinaan wawasan kebangsaan guna menguatkan empat pilar kebangsaan, yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.
"Maka itu, program Kemas ini akan menghadirkan narasumber beragam dari unsur TNI, organisasi kemasyarakatan, organisasi keagamaan, hingga tokoh pendidikan untuk menanamkan nilai-nilai wawasan kebangsaan secara utuh,” ujarnya.
Melalui program ini, dia mengharapkan, para pelajar memiliki wawasan kebangsaan yang mumpuni.
Baca juga: Polda Kepri mengungkap modus penyelundupan 70 ton daging beku dari Singapura
Ia mengatakan anak-anak di daerah setempat hari ini harapan dan masa depan bangsa Indonesia, khususnya Kepri.
"Warnai Kepri menjadi provinsi termaju dan ternama dengan memanfaatkan setiap peluang. Ikuti program ini dengan sungguh-sungguh, tanamkan nilainya secara mendalam,” ucap Ansar.
Pada kesempatan yang sama, dilakukan penandatanganan nota kesepahaman antara Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kepri, Dinas Pendidikan Kepri, Kementerian Agama Kepri, serta para kepala SMA/SMK/MA se-provinsi tersebut.
Baca juga: BPBD Bintan Kepri tangani 69 kejadian karhutla selama Januari 2026
Sepanjang 2026, program Kemas ditargetkan menyasar 12 SMA/SMK/MA se-Kepri dengan total 10.000 pelajar.
Kepala SMA Negeri 2 Tanjungpinang Mochamat Tohir Karjono menyampaikan kesiapan 1.647 siswa sekolah itu untuk mengikuti program Kemas.
Ia mengapresiasi program ini sebagai penyegaran wawasan kebangsaan melalui beragam narasumber guna mempersiapkan siswa menghadapi kehidupan kebangsaan di masa depan.
"Ini kesempatan berharga. Manfaatkan sebaik-baiknya untuk membentuk karakter tangguh, kerja keras, disiplin dan paling penting cinta tanah air," kata dia.
Baca juga: Kejati Kepri beri pendampingan hukum di sektor perbankan
Pewarta : Ogen
Editor:
Laily Rahmawaty
COPYRIGHT © ANTARA 2026
