Pengcab Tanjungpinang intensifkan program Taekwondo Masuk Sekolah
Minggu, 12 Januari 2020 17:16 WIB
Atlet taekwondo Tanjungpinang (Nikolas Panama)
Tanjungpinang (ANTARA) - Pengurus Cabang Taekwondo Indonesia Kota Tanjungpinang mulai mengintensifkan program Taekwondo Masuk Sekolah untuk mendapatkan bibit atlet tangguh.
Ketua Pengcab Takwondo Indonesia Tanjungpinang, Riono, di Tanjungpinang, Minggu, merasa optimistis program Taekwondo Masuk Sekolah membuahkan hasil yang positif, dan mendapat dukungan dari pihak sekolah.
"Jumlah atlet taekwondo di Tanjungpinang sudah sangat banyak, namun masih sedikit yang bersinar di tingkat provinsi maupun nasional. Kami ingin, dari sekolah lahir atlet berprestasi hingga tingkat internasional," ujarnya, yang juga mantan Sekda Tanjungpinang.
Riono mengemukakan cabang olah raga beladiri taekwondo berkembang pesat di Tanjungpinang. Dalam empat tahun terakhir, jumlah atlet meningkat dari 15 orang menjadi sekitar seribu orang.
Jumlah pemegang sabuk hitam dalam empat tahun terakhir juga meningkat. Saat ini, belasan atlet sudah menyandang sabuk hitam. Bahkan beberapa di antara sudah mengikuti pelatihan pelatih, dan pelatihan untuk wasit.
Ratusan atlet taekwondo memiliki pengalaman bertanding di tingkat kota dam provinsi. Sementara untuk tingkat nasional, masih beberapa orang yang berhasil melewati penyaringan.
Pelatihan khusus atlet pada masing-masing tempat pelatihan masih diselenggarakan sampai sekarang.
"Kami ingin pelatihan khusus juga dilaksanakan di sekolah-sekolah sehingga dapat memacu semangat atlet yang juga pelajar meningkatkan prestasi," katanya.
Ketua Pengcab Takwondo Indonesia Tanjungpinang, Riono, di Tanjungpinang, Minggu, merasa optimistis program Taekwondo Masuk Sekolah membuahkan hasil yang positif, dan mendapat dukungan dari pihak sekolah.
"Jumlah atlet taekwondo di Tanjungpinang sudah sangat banyak, namun masih sedikit yang bersinar di tingkat provinsi maupun nasional. Kami ingin, dari sekolah lahir atlet berprestasi hingga tingkat internasional," ujarnya, yang juga mantan Sekda Tanjungpinang.
Riono mengemukakan cabang olah raga beladiri taekwondo berkembang pesat di Tanjungpinang. Dalam empat tahun terakhir, jumlah atlet meningkat dari 15 orang menjadi sekitar seribu orang.
Jumlah pemegang sabuk hitam dalam empat tahun terakhir juga meningkat. Saat ini, belasan atlet sudah menyandang sabuk hitam. Bahkan beberapa di antara sudah mengikuti pelatihan pelatih, dan pelatihan untuk wasit.
Ratusan atlet taekwondo memiliki pengalaman bertanding di tingkat kota dam provinsi. Sementara untuk tingkat nasional, masih beberapa orang yang berhasil melewati penyaringan.
Pelatihan khusus atlet pada masing-masing tempat pelatihan masih diselenggarakan sampai sekarang.
"Kami ingin pelatihan khusus juga dilaksanakan di sekolah-sekolah sehingga dapat memacu semangat atlet yang juga pelajar meningkatkan prestasi," katanya.
Pewarta : Nikolas Panama
Editor : Rusdianto Syafruddin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Garuda siapkan maskapai Citilink layani penerbangan di Bandara Tanjungpinang
29 January 2026 12:00 WIB
Pelindo Tanjungpinang layani 221.466 penumpang selama Natal dan Tahun baru
24 January 2026 18:19 WIB
Maskapai Garuda dikabarkan berhenti beroperasi di Bandara RHF Tanjungpinang
24 January 2026 5:01 WIB
Basarnas dan Kedubes Inggris perkuat kerja sama penanganan darurat WNA di Pulau Bintan
20 January 2026 19:13 WIB
Terpopuler - Olahraga
Lihat Juga
Alwi Farhan masuk 15 besar dunia usai juara Indonesia Masters 2026 pekan lalu
27 January 2026 16:18 WIB