Paket pangan ACT tiba di pulau perbatasan
Kamis, 16 Januari 2020 17:12 WIB
ACT menyalurkan bantuan 1.000 paket pangan untuk warga Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau. (ANTARA/HO-Dok ACT)
Batam (ANTARA) - Sebanyak 1.000 paket pangan dari lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) tiba di pulau-pulau perbatasan NKRI, Kecamatan Pulau Tiga dan Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau.
Paket pangan dibagikan kepada nelayan di sejumlah desa secara bertahap selama satu pekan, sejak Kamis (9/1) hingga Selasa (14/1), kata Koordinator Program Aksi Bela Indonesia untuk Natuna, Apiko Joko Mulyanto di Batam, Kamis.
Menurut dia, bantuan itu bisa dinikmati hingga 4.000 jiwa warga perbatasan.
Baca juga: Kodim Natuna apresiasi program ACT Bela Indonesia di Natuna
Ia menyatakan, distribusi paket pangan merupakan bentuk apresiasi ACT kepada nelayan yang pada saat ini hampir tidak berangkat melaut karena musim angin Utara.
"Selain itu, mereka juga melaut di perairan yang memungkinkan bertemu dengan nelayan-nelayan asing, sehingga daerah tangkapan mereka terganggu," ujar
Apiko.
Wakil Bupati Natuna, Ngesti Yuni Suprapti mengapresiasi bantuan yang disampaikan ACT kepada warganya.
Baca juga: ACT salurkan beras 1 ton untuk Pondok Pesantren Hidayatullah Karimun
Langkah ACT, kata dia dapat menjadi teladan kemanusiaan dan sikap nasionalisme bagi sesama.
Menurut dia, saat musim angin Utara seperti ini, memang banyak nelayan yang memutuskan untuk tidak melaut, karena gelombang kuat.
"Dari segi keamanan pun kemarin mereka sempat takut. ACT sangat membantu nelayan-nelayan kita yang tidak dapat melaut," tambah Ngesti.
Sementara itu, nelayan Desa Sepempang Kecamatan Bunguran Timur, Zurmanto (45), mengaku tidak menyangka ada masyarakat yang turut peduli dengan kehidupan nelayan di Natuna.
"Alhamdulillah, bertepatan dengan musim ini, ada beras. Saya berterima kasih,” kata Zurmanto.
Selain pembagian paket pangan, ACT juga bersilaturahmi dengan warga dan TNI.
Baca juga: ACT: Generasi cinta Quran adalah generasi cerdas dan unggul
Paket pangan dibagikan kepada nelayan di sejumlah desa secara bertahap selama satu pekan, sejak Kamis (9/1) hingga Selasa (14/1), kata Koordinator Program Aksi Bela Indonesia untuk Natuna, Apiko Joko Mulyanto di Batam, Kamis.
Menurut dia, bantuan itu bisa dinikmati hingga 4.000 jiwa warga perbatasan.
Baca juga: Kodim Natuna apresiasi program ACT Bela Indonesia di Natuna
Ia menyatakan, distribusi paket pangan merupakan bentuk apresiasi ACT kepada nelayan yang pada saat ini hampir tidak berangkat melaut karena musim angin Utara.
"Selain itu, mereka juga melaut di perairan yang memungkinkan bertemu dengan nelayan-nelayan asing, sehingga daerah tangkapan mereka terganggu," ujar
Apiko.
Wakil Bupati Natuna, Ngesti Yuni Suprapti mengapresiasi bantuan yang disampaikan ACT kepada warganya.
Baca juga: ACT salurkan beras 1 ton untuk Pondok Pesantren Hidayatullah Karimun
Langkah ACT, kata dia dapat menjadi teladan kemanusiaan dan sikap nasionalisme bagi sesama.
Menurut dia, saat musim angin Utara seperti ini, memang banyak nelayan yang memutuskan untuk tidak melaut, karena gelombang kuat.
"Dari segi keamanan pun kemarin mereka sempat takut. ACT sangat membantu nelayan-nelayan kita yang tidak dapat melaut," tambah Ngesti.
Sementara itu, nelayan Desa Sepempang Kecamatan Bunguran Timur, Zurmanto (45), mengaku tidak menyangka ada masyarakat yang turut peduli dengan kehidupan nelayan di Natuna.
"Alhamdulillah, bertepatan dengan musim ini, ada beras. Saya berterima kasih,” kata Zurmanto.
Selain pembagian paket pangan, ACT juga bersilaturahmi dengan warga dan TNI.
Baca juga: ACT: Generasi cinta Quran adalah generasi cerdas dan unggul
Pewarta : Yuniati Jannatun Naim
Editor : Rusdianto Syafruddin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Wakil Bupati Natuna ingatkan masyarakat pentingnya pendidikan untuk tingkatkan kesejahteraan
26 January 2026 17:32 WIB
TNI AU tambah 58 personel ke Natuna perkuat pangkalan udara di wilayah perbatasan
26 January 2026 14:56 WIB
Pemkab Natuna meminta tambahan kuota BBM subsidi biosolar 6.901 kl pada 2026
23 January 2026 6:22 WIB
Pemkab Natuna keluarkan surat edaran penanggulangan dan pencegahan karhutla
22 January 2026 13:03 WIB