
Pemkab Natuna keluarkan surat edaran penanggulangan dan pencegahan karhutla

Natuna (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna, Provinsi Kepulauan Riau mengeluarkan surat edaran (SE) tentang penanggulangan dan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menyusul tinggi peristiwa kebakaran di wilayah perbatasan tersebut.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Natuna, Syawal dikonfirmasi dari Natuna, Kamis, mengatakan SE ditujukan kepada camat, lurah, kepala desa dan masyarakat di Kabupaten Natuna.
Tujuan edaran untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan seluruh pihak terhadap potensi karhutla, mencegah terjadinya pembakaran hutan dan lahan secara sengaja dan tidak sengaja, serta meminimalkan dampak lingkungan, sosial dan kesehatan akibat karhutla.
"Dalam surat tersebut dijelaskan langkah-langkah pencegahan dan penanggulangan karhutla," ucap dia.
Langkah pencegahan dan penanggulangan dibagi menjadi beberapa tingkatan, mulai camat, lurah dan kades, serta masyarakat.
Baca juga: UPTD PPA Natuna beri enam layanan perlindungan perempuan dan anak
Untuk ditingkatkan camat, memuat perintah mengkoordinasikan upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla di tingkat kecamatan, dan menginstruksikan lurah dan kades untuk aktif melakukan pengawas wilayah rawan karhutla.
Selain itu, kecamatan juga diminta mengoptimalkan forum koordinasi pimpinan kecamatan, relawan, dan masyarakat dalam pencegahan, serta melapor secara cepat setiap kejadian kebakaran kepada instansi terkait.
Sementara lurah dan kades secara umum diminta mensosialisasikan larangan pembakaran hutan dan lahan kepada masyarakat, menggerakkan berbagai pihak untuk patroli, mengidentifikasi dan memetakan wilayah rawan, serta membentuk dan mengaktifkan kelompok masyarakat peduli api.
"Untuk masyarakat dilarang membuka lahan dengan cara membakar, tidak membuang puntung rokok atau benda yang dapat memicu api di area hutan dan lahan, serta menjaga dan mengikuti kegiatan pencegahan karhutla," kata dia.
Baca juga: Pemkab Natuna berhasil lampaui target investasi 2025 hingga 10%
Pewarta : Muhamad Nurman
Editor:
Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026
