KBRI imbau WNI di Singapura beraktivitas normal
Kamis, 6 Februari 2020 14:34 WIB
WNI yang dievakuasi dari Wuhan saat tiba di Batam, Minggu (2/2) Foto ANTARA/dok
Batam (ANTARA) - Kedutaan Besar RI di Singapura mengimbau seluruh warga negara Indonesia (WNI) untuk beraktivitas normal, terkait bertambahnya jumlah masyarakat terinveksi virus corona di negeri tersebut.
"KBRI kembali menyampaikan imbauan kepada seluruh WNI yang berada di Singapura untuk beraktivitas normal, namun tetap waspada dan ikuti anjuran Kementerian Kesehatan Singapura dan Indonesia," kata Kepala Fungsi Pensosbud KBRI Singapura, Ratna Lestari Harjana melalui pesan aplikasi yang dikirimkan kepada ANTARA di Batam, Kamis.
Anjuran pemerintah itu, antara lain untuk menjaga kesehatan dan kebersihan, serta memperhatikan imbauan yang diedarkan melalui jalur resmi Kemenkes Singapura di laman https://www.moh.gov.sg/2019-ncov-wuhan.
Sesuai penjelasan Kementerian Kesehatan Singapura, kata dia, sampai 5 Februari 2020, terdapat 28 orang yang telah dinyatakan positif terkena virus corona, termasuk seorang WNI.
Kemudian, 1 orang dinyatakan pulih dan selesai jalani perawatan, sementara 295 dinyatakan negatif dan 62 masih menunggu hasil pemeriksaan.
Kasus coronavirus ke-21 di Singapura adalah WNI berusia 44 tahun yang bekerja sebagai pekerja migran.
Berdasarkan data KBRI, WNI tersebut tidak memiliki riwayat bepergian ke China dan merupakan pekerja rumah tangga dari warga Singapura yang juga sebelumnya dinyatakan positif virus corona.
WNI tersebut saat ini ditangani tim medis di ruang isolasi Singapore General Hospital.
KBRI Singapura memastikan bahwa WNI tersebut dalam keadaan stabil.
KBRI akan terus melakukan pemantauan secara dekat terkait kondisi WNI dimaksud, demikian Ratna Lestari Harjana.
"KBRI kembali menyampaikan imbauan kepada seluruh WNI yang berada di Singapura untuk beraktivitas normal, namun tetap waspada dan ikuti anjuran Kementerian Kesehatan Singapura dan Indonesia," kata Kepala Fungsi Pensosbud KBRI Singapura, Ratna Lestari Harjana melalui pesan aplikasi yang dikirimkan kepada ANTARA di Batam, Kamis.
Anjuran pemerintah itu, antara lain untuk menjaga kesehatan dan kebersihan, serta memperhatikan imbauan yang diedarkan melalui jalur resmi Kemenkes Singapura di laman https://www.moh.gov.sg/2019-ncov-wuhan.
Sesuai penjelasan Kementerian Kesehatan Singapura, kata dia, sampai 5 Februari 2020, terdapat 28 orang yang telah dinyatakan positif terkena virus corona, termasuk seorang WNI.
Kemudian, 1 orang dinyatakan pulih dan selesai jalani perawatan, sementara 295 dinyatakan negatif dan 62 masih menunggu hasil pemeriksaan.
Kasus coronavirus ke-21 di Singapura adalah WNI berusia 44 tahun yang bekerja sebagai pekerja migran.
Berdasarkan data KBRI, WNI tersebut tidak memiliki riwayat bepergian ke China dan merupakan pekerja rumah tangga dari warga Singapura yang juga sebelumnya dinyatakan positif virus corona.
WNI tersebut saat ini ditangani tim medis di ruang isolasi Singapore General Hospital.
KBRI Singapura memastikan bahwa WNI tersebut dalam keadaan stabil.
KBRI akan terus melakukan pemantauan secara dekat terkait kondisi WNI dimaksud, demikian Ratna Lestari Harjana.
Pewarta : Yuniati Jannatun Naim
Editor : Evi Ratnawati
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Polda Kepri mengungkap modus penyelundupan 70 ton daging beku dari Singapura
27 January 2026 16:25 WIB
BPOM jalin kerja sama dengan HSA Singapura perkuat produk kesehatan dan obat
15 January 2026 13:31 WIB
Polda bersama Bea Cukai tindak pelaku valas bawa Rp7,79 miliar ke Singapura
16 December 2025 16:35 WIB
Yayasan Bintan Resort Terima Dukungan Pendidikan dari donatur asal Singapura
03 December 2025 14:43 WIB