Tanjungpinang masih aman dari COVID-19
Senin, 16 Maret 2020 12:07 WIB
Kepala Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang, Rustam. (Foto : Ogen).
Tanjungpinang (ANTARA) - Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri), menyampaikan hingga Minggu (15/3), masih aman karena belum ditemukan adanya warga setempat yang positif COVID-19.
"Tanjungpinang masih aman COVID-19," kata Kepala Dinkes Tanjungpinang, Rustam, Minggu.
Rustam menyebutkan, sampai hari ini jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) terkait COVID-19 mencapai 21 orang. Dengan rincian, selesai pemantauan 18 orang, dan proses pemantauan 3 orang.
Kemudian, jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) terdapat 4 orang. Meliputi, selesai pengawasan 3 orang, dan proses pengawasan 1 orang.
"Khusus pemeriksaan laboratorium/spesimen masih dalam proses yakni ada 2 orang. 1 ODP dan 1 PDP," ujarnya.
Baca juga: Batam liburkan sekolah dua pekan cegah penyebaran COVID-19
Menurut Rustam, Pemkot Tanjungpinang dan pihak terkait sudah berupaya maksimal buat menekan penyebaran COVID-19 di wilayah setempat.
Untuk Kota Tanjungpinang, lanjut dia terdapat 7 unit puskesmas, 3 unit rumah sakit, dan 1 rumah sakit rujukan pasien COVID-19.
"Dengan fasilitas kesehatan yang ada saat ini, kami dalam kondisi siap buat menangani kasus COVID-19," tegas Rustam.
Baca juga: Wapres tunda kunjungan kerja ke daerah dan LN
Rustam turut mengimbau, supaya warga Tanjungpinang tidak panik berlebihan seiring maraknya penyebaran COVID-19 di Indonesia.
"Beraktivitas seperti biasa, tapi tetap waspada," tambah Rustam.
Menurut dia, setidaknya ada dua hal yang perlu dilakukan masyarakat buat mengantisipasi terpapar COVID-19. Yaitu, menjauhi paparan virus dan meningkatkan stamina.
Menjauhi paparan virus dimaksud ialah menghindari kerumunan, rajin mencuci tangan, serta tidak menyentuh hidung, mulut dan mata jika merasa tangan tidak bersih.
Sementara untuk meningkatkan stamina, masyarakat diimbau aktif berolahraga minimal 30 menit per hari, lalu mengonsumsi makan-makanan bergizi.
"Menggunakan masker, bukan hal yang utama mencegah COVID-19. Menjauhi paparan virus dan tingkatkan stamina, itu yang lebih penting," ungkap Rustam.
Baca juga: Wapres tunda kunjungan kerja ke daerah dan LN
"Tanjungpinang masih aman COVID-19," kata Kepala Dinkes Tanjungpinang, Rustam, Minggu.
Rustam menyebutkan, sampai hari ini jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) terkait COVID-19 mencapai 21 orang. Dengan rincian, selesai pemantauan 18 orang, dan proses pemantauan 3 orang.
Kemudian, jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) terdapat 4 orang. Meliputi, selesai pengawasan 3 orang, dan proses pengawasan 1 orang.
"Khusus pemeriksaan laboratorium/spesimen masih dalam proses yakni ada 2 orang. 1 ODP dan 1 PDP," ujarnya.
Baca juga: Batam liburkan sekolah dua pekan cegah penyebaran COVID-19
Menurut Rustam, Pemkot Tanjungpinang dan pihak terkait sudah berupaya maksimal buat menekan penyebaran COVID-19 di wilayah setempat.
Untuk Kota Tanjungpinang, lanjut dia terdapat 7 unit puskesmas, 3 unit rumah sakit, dan 1 rumah sakit rujukan pasien COVID-19.
"Dengan fasilitas kesehatan yang ada saat ini, kami dalam kondisi siap buat menangani kasus COVID-19," tegas Rustam.
Baca juga: Wapres tunda kunjungan kerja ke daerah dan LN
Rustam turut mengimbau, supaya warga Tanjungpinang tidak panik berlebihan seiring maraknya penyebaran COVID-19 di Indonesia.
"Beraktivitas seperti biasa, tapi tetap waspada," tambah Rustam.
Menurut dia, setidaknya ada dua hal yang perlu dilakukan masyarakat buat mengantisipasi terpapar COVID-19. Yaitu, menjauhi paparan virus dan meningkatkan stamina.
Menjauhi paparan virus dimaksud ialah menghindari kerumunan, rajin mencuci tangan, serta tidak menyentuh hidung, mulut dan mata jika merasa tangan tidak bersih.
Sementara untuk meningkatkan stamina, masyarakat diimbau aktif berolahraga minimal 30 menit per hari, lalu mengonsumsi makan-makanan bergizi.
"Menggunakan masker, bukan hal yang utama mencegah COVID-19. Menjauhi paparan virus dan tingkatkan stamina, itu yang lebih penting," ungkap Rustam.
Baca juga: Wapres tunda kunjungan kerja ke daerah dan LN
Pewarta : Ogen
Editor : Rusdianto Syafruddin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Penyelenggara Olimpiade Tokyo imbau masyarakat menjauh dari jalur maraton
06 July 2021 21:18 WIB, 2021