Korban hilang di DAM Tembesi ditemukan meninggal dunia
Selasa, 7 April 2020 21:30 WIB
SAR gabungan saat mencari jasad korban Miswan (46), korban hilang saat mencari Kijing di DAM Tembesi Batam, Munggu (5/4)/2929. (Foto. Ho SAR Tanjungpinang)
Tanjungpinang (ANTARA) - Miswan (46), warga Kecamatan Sagulung ditemukan meninggal dunia setelah dilaporkan hilang saat mencari kijing di Dam atau bendungan Tembesi, Batam, Kepri.
Tim SAR Gabungan dibantu masyarakat setempat menemukan jasad korban 50 Meter dari koordinat yang di laporkan, Selasa (7/4) sekitar pukul 00:30 WIB.
"Jasad korban sudah diserahkan kepada pihak keluarga," kata Kepala Seksi Operasional SAR Tanjungpinang, Eko Supriyanto, Selasa pagi.
Eko menyebut, dengan telah ditemukan korban, operasi SAR dinyatakan selesai/ditutup. Seluruh unsur dikembalikan kesatuan masing-masing.
Sebelumnya, laporan kehilangan korban diterima Kantor SAR dari Ketua RT setempat, Yusuf, Senin (6/4) sekitar pukul 08.15 WIB.
"Korban dilaporkan hilang setelah mencari kijing di Dam Tembesi, Minggu (5/4) sekitar pukul 20.00 WIB," jelas Eko.
Pencarian terhadap korban Miswan melibatkan Pos SAR Batam, Polres Batam, Polairud Batam, dan masyarakat setempat.
"Tim menurunkan peralatan rubber boat, truck personel, peralatan komunikasi, dan peralatan lainnya guna menemukan korban," ujar Eko pula.
Tim SAR Gabungan dibantu masyarakat setempat menemukan jasad korban 50 Meter dari koordinat yang di laporkan, Selasa (7/4) sekitar pukul 00:30 WIB.
"Jasad korban sudah diserahkan kepada pihak keluarga," kata Kepala Seksi Operasional SAR Tanjungpinang, Eko Supriyanto, Selasa pagi.
Eko menyebut, dengan telah ditemukan korban, operasi SAR dinyatakan selesai/ditutup. Seluruh unsur dikembalikan kesatuan masing-masing.
Sebelumnya, laporan kehilangan korban diterima Kantor SAR dari Ketua RT setempat, Yusuf, Senin (6/4) sekitar pukul 08.15 WIB.
"Korban dilaporkan hilang setelah mencari kijing di Dam Tembesi, Minggu (5/4) sekitar pukul 20.00 WIB," jelas Eko.
Pencarian terhadap korban Miswan melibatkan Pos SAR Batam, Polres Batam, Polairud Batam, dan masyarakat setempat.
"Tim menurunkan peralatan rubber boat, truck personel, peralatan komunikasi, dan peralatan lainnya guna menemukan korban," ujar Eko pula.
Pewarta : Ogen
Editor : Evi Ratnawati
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Tim SAR gabungan berhasil evakuasi semua jasad korban kecelakaan pesawat ATR 42-500
24 January 2026 15:37 WIB
Tim SAR gabungan cari pekerja yang hilang terseret arus di perairan Pulau Poto
20 January 2026 13:52 WIB
Terpopuler - Hukum
Lihat Juga
KPK ungkap tangkap 17 orang dalam OTT di lingkungan Ditjen Bea Cukai Kemenkeu
05 February 2026 16:25 WIB
Tim gabungan gagalkan penyelundupan benih lobster senilai Rp11 miliar di Batam
05 February 2026 10:12 WIB