Truk bawa 35 ton batu bata terguling di jalan
Jumat, 19 Juni 2020 19:32 WIB
Petugas evakuasi melintas di dekat truk tronton bermuatan batu bara seberat 35 ton lebih yang tumpah di Jalan Raya Bekasi, Cakung, Jakarta Timur, Jumat (19/6/2020). (ANTARA/Andi Firdaus).
Jakarta (ANTARA) - Truk tronton yang terguling di Jalan Raya Bekasi, Cakung, Jakarta Timur memuat batu bara seberat 35 ton atau lebih sedikit dari kapasitas muatan yang diperkenankan.
Dugaan sementara selain muatan yang sedikit berlebih juga disebabkan kontrur jalan yang miring membuat truk kehilangan keseimbangan.
"Muatannya 35 ton batu bara, lebih dikit dari kapasitas truk. Pas mau belok, jalannya miring. Saya hilang kendali," kata sopir truk, Nurdin (48) di lokasi kejadian, Jumat.
Kronologi kejadian berawal saat truk yang dikendarai Nurdin melintas di lajur lambat Jalan Raya Bekasi dari pabrik besi di Karawaci, Tangerang.
Sampai di depan Palad Pasar Cakung pada pukul 16.00 WIB, Nurdin berniat pindah lajur cepat sebab lintasan jalan terhalang sejumlah beton pembangunan jalan layang.
"Putaran stir agak patah ke jalan, ternyata kontur jalan miring, mobil hilang kendali," katanya.
Truk terbalik dengan posisi miring 90 derajat menutup lajur lambat Jalan Raya Bekasi arah Kota Bekasi, Jawa Barat.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun Nurdin mengaku mengalami sakit di bagian dada akibat benturan saat truk terguling.
Sementara itu proses evakuasi muatan batu bara melibatkan tim gabungan dari kepolisian, dishub, serta petugas kebersihan.
"Batu bara yang masih ada di bak truk kita kurangi dulu, baru posisi truk dikembalikan ke awal," kata Kanit Lantas Polsek Cakung, AKP Tri Gunawan.
Truk yang terbalik berikut muatan batu bara disita polisi sebagai barang bukti penanganan kejadian tersebut.
Dugaan sementara selain muatan yang sedikit berlebih juga disebabkan kontrur jalan yang miring membuat truk kehilangan keseimbangan.
"Muatannya 35 ton batu bara, lebih dikit dari kapasitas truk. Pas mau belok, jalannya miring. Saya hilang kendali," kata sopir truk, Nurdin (48) di lokasi kejadian, Jumat.
Kronologi kejadian berawal saat truk yang dikendarai Nurdin melintas di lajur lambat Jalan Raya Bekasi dari pabrik besi di Karawaci, Tangerang.
Sampai di depan Palad Pasar Cakung pada pukul 16.00 WIB, Nurdin berniat pindah lajur cepat sebab lintasan jalan terhalang sejumlah beton pembangunan jalan layang.
"Putaran stir agak patah ke jalan, ternyata kontur jalan miring, mobil hilang kendali," katanya.
Truk terbalik dengan posisi miring 90 derajat menutup lajur lambat Jalan Raya Bekasi arah Kota Bekasi, Jawa Barat.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun Nurdin mengaku mengalami sakit di bagian dada akibat benturan saat truk terguling.
Sementara itu proses evakuasi muatan batu bara melibatkan tim gabungan dari kepolisian, dishub, serta petugas kebersihan.
"Batu bara yang masih ada di bak truk kita kurangi dulu, baru posisi truk dikembalikan ke awal," kata Kanit Lantas Polsek Cakung, AKP Tri Gunawan.
Truk yang terbalik berikut muatan batu bara disita polisi sebagai barang bukti penanganan kejadian tersebut.
Pewarta : Andi Firdaus
Editor : Evi Ratnawati
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Bakamla kirim bantuan kedua dari Batam untuk korban bencana Sumatera seberat 92,2 ton
18 December 2025 14:22 WIB
Bakamla RI siagakan KN Pulau Dana-323 untuk kirim bantuan bencana di Sumatera
12 December 2025 9:42 WIB
KN Pulau Nipah-321 Bakamla RI kirim 70 ton bantuan untuk bencana di Sumatera
11 December 2025 13:28 WIB
Kapolda Kepri awasi langsung penanganan kasus pembunuhan wanita asal Lampung
05 December 2025 7:08 WIB
Lihat Juga
Polda Kepri gagalkan peredaran 353 keping vape mengandung etomidate di Kota Batam
12 February 2026 17:40 WIB
KPK tegaskan penetapan Yaqut Cholil sebagai tersangka kasus kuota haji sesuai prosedur
11 February 2026 15:46 WIB