Pemprov Kepri tidak gelar pesta kembang api malam tahun baru
Kamis, 17 Desember 2020 19:12 WIB
Gubernur Provinsi Kepri Isdianto saat memantau persiapan Pilkada 2020, Selasa (8/12). (Ogen)
Tanjungpinang (ANTARA) - Gubernur Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Isdianto menegaskan pemerintah daerah tidak membuat pesta kembang api pada malam pergantian tahun baru 2021 di tengah kondisi pandemi COVID-19.
Kendati begitu, Isdianto tidak melarang bagi masyarakat yang ingin membuat acara keluarga dengan catatan harus mengikuti protokol kesehatan dan tidak berkerumun.
"Kita tidak ada buat acara karena kondisi lagi pandemi COVID-19. Tapi, bagi warga yang mau buat acara keluarga silakan, asal patuhi protokol kesehatan," kata Isdianto di Tanjungpinang, Kamis (17/12).
Isdianto juga mengimbau masyarakat untuk selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menjelang natal dan tahun baru, apalagi saat ini kasus COVID-19 di daerah tersebut melandai.
"Jangan sampai kita teledor sehingga membuat kasus COVID-19 naik lagi," ujarnya.
Lebih lanjut, dia turut mengingatkan agar warga yang ingin mudik atau pulang kampung agar dapat menahan diri untuk dapat tetap di Kepri. Hal ini tentunya untuk menghindari risiko penularan COVID-19 saat mudik akhir tahun.
"Buat yang mau merayakan natal dan tahun baru, silakan rayakan di daerah masing-masing, jangan bepergian keluar kota apalagi mudik," imbuhnya.
Selain itu, pihaknya tetap menyiagakan fasilitas kesehatan dan tenaga kesehatan untuk mengantisipasi jika warga yang mengalami sakit, terutama ada indikasi mengarah COVID-19 saat libur natal dan tahun baru.
"Jadi puskesmas dan rumah sakit saat libur natal dan tahun baru tidak tutup. Mereka tetap buka agar bisa melayani masyarakat," demikian Isdianto.
Kendati begitu, Isdianto tidak melarang bagi masyarakat yang ingin membuat acara keluarga dengan catatan harus mengikuti protokol kesehatan dan tidak berkerumun.
"Kita tidak ada buat acara karena kondisi lagi pandemi COVID-19. Tapi, bagi warga yang mau buat acara keluarga silakan, asal patuhi protokol kesehatan," kata Isdianto di Tanjungpinang, Kamis (17/12).
Isdianto juga mengimbau masyarakat untuk selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menjelang natal dan tahun baru, apalagi saat ini kasus COVID-19 di daerah tersebut melandai.
"Jangan sampai kita teledor sehingga membuat kasus COVID-19 naik lagi," ujarnya.
Lebih lanjut, dia turut mengingatkan agar warga yang ingin mudik atau pulang kampung agar dapat menahan diri untuk dapat tetap di Kepri. Hal ini tentunya untuk menghindari risiko penularan COVID-19 saat mudik akhir tahun.
"Buat yang mau merayakan natal dan tahun baru, silakan rayakan di daerah masing-masing, jangan bepergian keluar kota apalagi mudik," imbuhnya.
Selain itu, pihaknya tetap menyiagakan fasilitas kesehatan dan tenaga kesehatan untuk mengantisipasi jika warga yang mengalami sakit, terutama ada indikasi mengarah COVID-19 saat libur natal dan tahun baru.
"Jadi puskesmas dan rumah sakit saat libur natal dan tahun baru tidak tutup. Mereka tetap buka agar bisa melayani masyarakat," demikian Isdianto.
Pewarta : Ogen
Editor : Evi Ratnawati
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pramono tegaskan tak ada perayaan pesta kembang api pada malam Tahun Baru nanti
19 December 2025 12:22 WIB
DPRD dukung Pemkot Batam tunda Pesta Rakyat sebagai bentuk empati situasi nasional
30 August 2025 12:03 WIB
Waka I DPRD ajak masyarakat ramaikan dan jaga ketertiban Pesta Rakyat Batam 2025
29 August 2025 18:27 WIB
Sembilan korban tragedi Pesta Rakyat pernikahan anak Gubernur Jabar masih dirawat
19 July 2025 14:25 WIB
Tiga korban tewas dalam Pesta Rakyat rangkaian pernikahan anak KDM telah dimakamkan
19 July 2025 13:04 WIB
Terpopuler - Ekonomi & FTZ
Lihat Juga
HPE tembaga dan emas Februari meningkat akibat permintaan global meningkat
30 January 2026 16:47 WIB
Ketua OJK nyatakan Plt Dirut BEI akan dipilih dari jajaran direksi yang menjabat
30 January 2026 15:15 WIB