Pekerja pusat perbelanjaan di Batam divaksin COVID-19

id Vaksinasi covid, vaksinasi COVID-19 di Batam, vaksinasi pekerja mal, perkembangan COVID-19 batam

Pekerja pusat perbelanjaan di Batam divaksin COVID-19

Pelaksanaan vaksinasi untuk pekerja pusat perbelanjaan di Kota Batam Kepulauan Riau, Sabtu. (Dok Pemkot Batam)

Batam (ANTARA) - Sebanyak 1.300 orang pekerja di pusat perbelanjaan di Kota Batam, Kepulauan Riau menjalani vaksinasi COVID-19 sebagai upaya membentuk kekebalan tubuh komunal.

"Vaksinasi ini juga bagian dari upaya kita menangani COVID-19. Usai divaksin semua masih tetap wajib menerapkan protokol kesehatan," kata Wali Kota Batam Muhammad Rudi saat meninjau pelaksanaan vaksinasi karyawan dan penyewa toko di pusat perbelanjaan Nagoya Hill, Sabtu.

Ia berharap vaksinasi dapat mengantisipasi kemungkinan penularan COVID-19 di mal.
 

Saat ini, Batam sedang menghadapi gelombang ketiga pandemi COVID-19 dengan angka penularan yang terus melonjak. "Mudah-mudahan kita bisa melewati gelombang ketiga, " Katanya.

Wali Kota menyampaikan saat ini pihaknya membuat kebijakan pembatasan pergerakan masyarakat demi menekan angka penularan COVID-19.

Ia berharap kebijakan itu didukung masyarakat, termasuk pengelola, penyewa dan pekerja pusat perbelanjaan dengan menerapkan protokol kesehatan.

"Mari sama-sama kita melawan COVID-19 ini dengan protokol kesehatan 5M, memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas," tuturnya.

Wali Kota menyampaikan karena angka penularan cukup tinggi, pihaknya menetapkan lokasi isolasi terpadu di Asrama Haji.

"Pasien OTG kami kumpulkan di Asrama Haji untuk menjalani masa karantina demi memutus rantai penyebaran COVID-19," ucapnya.

Menurut dia, kebijakan itu relatif efektif, demi memastikan warga positif COVID-19 tanpa gejala menjalani karantina mandiri dan tidak menyebarkan virus kepada orang lain.

"Kita punya kewajiban menyelamatkan nyawa orang lain dan tidak menularkan virus kepada orang lain," kata dia.
 

Pewarta :
Editor: Evi Ratnawati
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE