Logo Header Antaranews Kepri

Warga Bogor gelar aksi "mancing ikan" di jalan yang rusak

Selasa, 10 Mei 2022 20:01 WIB
Image Print
Warga menggelar aksi teatrikal memancing ikan di jalan Letnan Sukarna, Ciampea, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (10/5/2022). (ANTARA/M Fikri Setiawan)
Kami mendesak kepada pemerintah Kabupaten Bogor agar segera memperbaiki jalan Letnan Sukarna yang rusak

Kabupaten Bogor (ANTARA) - Warga Kabupaten Bogor, Jawa Barat, yang mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Menggugat (AMM) menggelar aksi teatrikal berupa memancing ikan hingga menanam pohon di Jalan Letnan Sukarna, Ciampea, Bogor, Selasa.

Aksi itu digelar lantaran kondisi jalan rusak parah, namun belum diperbaiki.

"Kami mendesak kepada pemerintah Kabupaten Bogor agar segera memperbaiki jalan Letnan Sukarna yang rusak," kata Kordinator Lapangan AMM, Kemas Friman seusai aksi teatrikal.

Menurutnya, aksi itu merupakan bentuk protes warga lantaran kesal jalan sepanjang 600 meter dibiarkan rusak bertahun-tahun. Kondisi tersebut dinilai mengganggu aktivitas masyarakat yang lalu-lalang, bahkan kerap menimbulkan kecelakaan.

Aksi teatrikal yang dilakukan di beberapa lubang jalan dengan genangan air itu berlangsung dengan pengawalan dari jajaran Kepolisian, TNI, dan Satpol PP.

Sementara, Plt. Bupati Bogor, Iwan Setiawan menyatakan bahwa ruas jalan tersebut akan diperbaiki tahun ini. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor sudah menganggarkan Rp8 miliar melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang untuk melakukan peningkatan kualitas jalan.

"Saat ini kegiatan peningkatan Jalan Warung Borong - Rancabungur sedang memasuki tahapan proses tender," kata Iwan.

Dengan perbaikan jalan tersebut, Iwan berharap dapat meningkatkan mobilitas masyarakat sekitar. Sebab, ruas Jalan Warung Borong - Rancabungur ini digunakan masyarakat sebagai akses utama ke Pasar Ciampea.

"Selain itu masyarakat juga menjadikan jalan ini sebagai jalan alternatif menghindari kemacetan yang kerap terjadi di Jalan Nasional," tuturnya.*



Pewarta :
Editor: Nikolas Panama
COPYRIGHT © ANTARA 2026