Logo Header Antaranews Kepri

TikTok perbarui algoritma konten di platform video singkat demi keamanan

Kamis, 14 Juli 2022 12:38 WIB
Image Print
FILE PHOTO: The TikTok logo is pictured outside the company's U.S. head office in Culver City, California, U.S., September 15, 2020. REUTERS/Mike Blake (REUTERS/Mike Blake)
Kami merancang sistem rekomendasi dengan mengutamakan keamanan. Konten yang muncul di laman For You seseorang bisa saja berasal dari kreator yang mereka pilih untuk tidak mengikuti atau mungkin tidak berhubungan dengan kesukaan mereka

Jakarta (ANTARA) - TikTok memperbarui algoritma konten di platform video singkat tersebut demi keamanan dan kesehatan mental para penggunanya.

"Kami merancang sistem rekomendasi dengan mengutamakan keamanan. Konten yang muncul di laman For You seseorang bisa saja berasal dari kreator yang mereka pilih untuk tidak mengikuti atau mungkin tidak berhubungan dengan kesukaan mereka," kata Kepala Kepercayaan dan Keamanan di TikTok, Cormac Keenan, dalam siaran pers di blog resmi TikTok, Kamis.

Platform video singkat ini meluncurkan fitur penyaringan (filter) yang bisa membisukan kata atau tanda pagar, konten dengan kata kunci tersebut tidak akan muncul di laman For You dan Following.

Sejumlah konten di media sosial mungkin terlihat biasa saja, namun, jika ditonton berulang-ulang bisa menimbulkan masalah. Misalnya, konten berisi menu makanan sehat atau kesedihan. TikTok menilai topik-topik yang berpotensi bermasalah biasanya berkaitan dengan kesejahteraan.

Berdasarkan uji coba mereka di Amerika Serikat, TikTok membatasi kemampuan pengguna menonton konten-konten seperti itu. Tidak dijelaskan berapa lama atau berapa konten yang bisa ditonton dalam sehari.

TikTok belakangan ini disoroti karena platform ini dianggap berbahaya bagi remaja dan anak-anak. Sejumlah anak, kebanyakan di Amerika Serikat, dilaporkan meninggal setelah mengikuti tantangan yang ada di platform tersebut.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: TikTok perbarui rekomendasi konten di FYP



Pewarta :
Editor: Nikolas Panama
COPYRIGHT © ANTARA 2026