Logo Header Antaranews Kepri

Pemerintah pusat perkuat program konversi 1.000 motor BBM ke listrik

Kamis, 21 Juli 2022 19:15 WIB
Image Print
Rapat Koordinasi Pilot Project Program Konversi 1.000 Unit Sepeda Motor BBM ke Listrik yang digelar Kementerian ESDM di Jakarta, Kamis (21/7/2022). ANTARA/HO-Humas Kementerian ESDM
Tahun 2021, kita telah melakukan konversi 100 motor BBM ke listrik dan itu dilakukan dari motor-motor yang dimiliki Kementerian ESDM. Tahun ini, kita melangkah ke 1.000 unit

Jakarta (ANTARA) - Kementerian ESDM terus memperkuat program konversi 1.000 unit sepeda motor penggerak berbahan bakar minyak (BBM) ke listrik, sebagai salah satu upaya menuju net zero emission pada 2060, sekaligus mengurangi beban subsidi BBM yang harus ditanggung negara.

"Tahun 2021, kita telah melakukan konversi 100 motor BBM ke listrik dan itu dilakukan dari motor-motor yang dimiliki Kementerian ESDM. Tahun ini, kita melangkah ke 1.000 unit. Pemerintah ingin memberi contoh kepada masyarakat agar tercipta pasar sepeda motor listrik," ujar Direktur Konservasi Energi Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi Kementerian ESDM Luh Nyoman Puspa Dewi dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.

Untuk itu Kementerian ESDM mengundang instansi terkait melakukan Rapat Koordinasi Pilot Project Program Konversi 1.000 Unit Sepeda Motor BBM ke Listrik di Jakarta, Kamis. Selain penandatangan komitmen bersama, rakor juga membahas berbagai tantangan serta solusi dalam mencapai target.

Saat ini Kementerian ESDM sebagai katalisator program konversi telah bekerja sama dengan bengkel-bengkel Usaha Kecil dan Menengah (UKM) untuk melakukan pelatihan konversi motor BBM ke listrik. Kerja sama dengan produsen komponen juga dilakukan untuk mendapatkan harga komponen yang ekonomis.

"Setidaknya 50 bengkel UKM telah dilatih untuk program konversi 1.000 unit motor tahun ini. Untuk mendapatkan nilai keekonomian komponen, Kementerian ESDM juga telah menjalin kerja sama dengan produsen komponen seperti PT Chengko Harapan Nusantara, PT Baja Elektrik Motor, dan PT Industri Battery Indonesia, dengan kerja sama ini diharapkan dapat melokalisasi komponen konversi dengan nilai keekonomian yang terjangkau," jelasnya.

Tenaga Ahli Menteri ESDM Bidang Ketenagalistrikan Sripeni Inten Cahyani menambahkan program konversi ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Joko Widodo yang tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB).

Ia menambahkan Presiden juga setuju meningkatkan penggunaan EV untuk transportasi umum dan penentuan kota untuk proyek percontohan, seperti Jakarta.

Kementerian ESDM telah meluncurkan proyek percontohan program konversi 100 unit dengan 10 tipe sepeda motor pada 17 Agustus 2021. Proses konversi tersebut mengikuti Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 65 Tahun 2020.

Motor listrik tersebut telah lolos uji endurance 10.000 km selama 48 hari dengan menempuh jalan menanjak, turunan dan macet, kondisi hujan maupun panas. Pada 2022 Kementerian ESDM melanjutkan konversi tersebut menjadi 1.000 motor listrik dan 13 juta motor listrik pada 2030.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kementerian ESDM perkuat program konversi 1.000 motor BBM ke listrik



Pewarta :
Editor: Nikolas Panama
COPYRIGHT © ANTARA 2026