
Filipina darurat energi, KESDM sebut pasokan BBM & LPG Indonesia aman

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM) menyampaikan kondisi pasokan energi Indonesia aman, baik untuk bahan bakar minyak (BBM) maupun LPG, ketika Filipina mulai darurat pasokan energi.
“Untuk kondisi Indonesia, pasokan energi nasional saat ini dalam kondisi aman dan terkendali, baik untuk BBM maupun LPG,” ujar Juru Bicara Kementerian ESDM Dwi Anggia ketika dihubungi ANTARA dari Jakarta, Rabu.
Anggia menyampaikan pemerintah terus memantau secara cermat dinamika global, termasuk perkembangan di kawasan Timur Tengah.
Kementerian ESDM bersama seluruh pemangku kepentingan, telah menyiapkan berbagai langkah antisipatif untuk memastikan keandalan pasokan energi tetap terjaga.
Salah satu langkah antisipatif itu adalah penguatan monitoring pasokan dan distribusi energi secara nasional, demikian juga dengan diversifikasi sumber pasokan energi.
Ia menyampaikan seluruh langkah ini bersifat antisipatif dan preventif, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir.
Pemerintah Filipina pada Selasa (24/3) menjadi negara pertama yang resmi mengumumkan keadaan darurat nasional akibat gangguan rantai pasok energi global menyusul konflik di kawasan Timur Tengah.
Menurut laporan GMA News, Presiden Ferdinand Marcos Jr. telah menandatangani perintah eksekutif yang secara formal memberlakukan keadaan darurat dan mengaktifkan respons nasional untuk memulihkan kestabilan pasokan energi dan mencegah dampak ekonomi dari kenaikan harga bahan bakar.
Adapun Filipina mendatangkan hampir 26 persen dari kebutuhan energi nasionalnya dari kawasan Timteng, dengan total anggaran yang dihabiskan untuk energi Timteng pada 2024 mencapai 16 miliar dolar AS.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Filipina darurat energi, KESDM: Pasokan BBM dan LPG Indonesia aman
Pewarta : Putu Indah Savitri
Editor:
Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026
