Logo Header Antaranews Kepri

Santri Ponpes Gontor diduga dianiaya hingga meninggal

Selasa, 6 September 2022 17:46 WIB
Image Print
Juru Bicara Ponpes Modern Darussalam Gontor Ustadz Noor Syahid membacakan pernyataan sikap atas kematian salah satu santri mereka di lingkungan PP Gontor, Ponorogo, Jawa Timur, Selasa (6/9/2022). ANTARA/HO-foto Destyan Sujarwoko (SS Gontor TV
Berdasarkan temuan tim pengasuhan santri, memang ditemukan adanya dugaan penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal

Ponorogo, Jatim (ANTARA) - Pondok Pesantren (Ponpes) Darussalam Gontor Ponorogo mengakui adanya dugaan penganiayaan terhadap santri Albar Mahdi/AM (17) oleh sesama santri yang mengakibatkan remaja asal Palembang itu meninggal dunia.

"Berdasarkan temuan tim pengasuhan santri, memang ditemukan adanya dugaan penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal," kata juru bicara Ponpes Darussalam Gontor Ustadz Noor Syahid, di Ponorogo, Jawa Timur, Selasa.

Keterangan resmi itu disampaikan Noor Syahid secara daring melalui rekaman video yang disebar ke awak media maupun kanal resmi PP Darussalam Gontor, menanggapi berita viral tentang kematian tak wajar santri AM.

"Kami dari pihak keluarga besar Pondok Modern Darusalam Gontor, dengan ini memohon maaf sekaligus belangsungkawa atas meninggalnya ananda AM (Albar Mahdi)," ujar Noor Syahid di awal pidato pernyataan resmi PP Modern Darussalam Gontor.

Kabar yang beredar, AM meninggal akibat dianiaya santri senior.

Pihak Ponpes Gontor sejauh ini telah mengambil tindakan tegas terhadap para terduga pelaku, dengan mengeluarkan santri yang terlibat penganiayaan.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Ponpes Gontor mengakui dugaan penganiayaan santri AM hingga meninggal



Pewarta :
Editor: Nikolas Panama
COPYRIGHT © ANTARA 2026