Logo Header Antaranews Kepri

Dokter ungkap penyebab gigi sensitif

Rabu, 21 September 2022 17:46 WIB
Image Print
Ilustrasi - Ketua Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Pekalongan Inggit Soraya (tengah) menunjukkan cara menggosok gigi dengan benar kepada pelajar Sekolah Dasar (SD) saat mengikuti gerakan sikat gigi bersama di SD IT Ulul Albab, Pekalongan, Jawa Tengah, Selasa (13/9/2022). . ANTARA FOTO/Harviyan Perdana Putra
Secara umum, gigi sensitif disebabkan oleh dua hal. Pertama, terkikisnya bagian lapisan terluar gigi (email), yang kemudian membuat bagian dentin (lapisan kedua dari gigi) tidak terlindungi

Jakarta (ANTARA) - Dosen Klinis Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Jenderal Soedirman drg. Victoria Dewanti Arifiana mengatakan makanan dan minuman dengan suhu ekstrim bukan penyebab gigi sensitif, melainkan pemicu rasa ngilu pada gigi yang sensitif.

“Secara umum, gigi sensitif disebabkan oleh dua hal. Pertama, terkikisnya bagian lapisan terluar gigi (email), yang kemudian membuat bagian dentin (lapisan kedua dari gigi) tidak terlindungi,” ucap dokter Victoria saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Rabu.

Selain itu resesi gusi atau gusi turun yang menyebabkan akar gigi terekspos menyebabkan gigi mudah terasa ngilu apabila terkena rangsangan dingin. Ia menyarankan agar tidak terlalu berlebihan dalam mengonsumsi makanan panas atau dingin.

“Resesi gusi bisa disebabkan oleh proses menyikat gigi yang tidak tepat seperti terlalu keras atau penumpukan plak atau karang gigi karena proses penyikatan gigi yang tidak maksimal atau jarang menyikat gigi,” ujarnya.

Dokter yang akrab disapa Viki itu mengatakan perawatan yang tepat untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut adalah dengan rutin menyikat gigi minimal dua kali sehari dan memeriksakan ke dokter gigi enam bulan sekali meskipun tidak ada keluhan.

“Jarang menyikat gigi menimbulkan adanya karies atau gigi berlubang atau plak yang akan menyebabkan karang gigi,” ucap drg. Victoria.






Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Dokter: Makanan bersuhu ekstrim bukan penyebab gigi sensitif



Pewarta :
Editor: Nikolas Panama
COPYRIGHT © ANTARA 2026